Tanggal 1 Mei Bintuni Bertambah Lima Papua Barat Tercatat 42 Positif

0
1830

MANOKWARI, SUARAPAPUA.com — Berdasarkan hasil uji Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makasar sampel darah (swab) dari provinsi Papua Barat tercatat Jumlah kasus pasien virus Corona (Covid-19) per Jumat, 1 mei 2020 mengalami kenaikan lima orang status positif sehingga mencapai 42 orang.

Juru bicara dr. Arnoldus Tiniap mengatakan data perkembangan terakini penambahan kelima orang itu bersal dari Kabupaten Teluk Bintuni.

“Iya, Berdasarkan hasil pemeriksaan Swab 20 sampel darah yang kami kirim itu ada 5 orang yang dinyatakan positif terpapar virus Corona sedangkan 15 orang dinyatakan negatif. Jadi di Bintuni sekarang sudah tercatat 11 orang positif,” katanya kepada awak media di sekretariat satgas Covid-19 Papua Barat di salah satu hotel menggah di Manokwari, Jumat, (1/4/2020) malam.

Kata dia, data Bintuni makin naik disebabkan satgas Covid-19nya berperan aktif mengungkapkan data dan secara langsung mengambil sampelnya langsung dikirim.

Baca Juga:  Lalui Berbagai Masalah, KPU Kota Sorong Sukses Plenokan di Tingkat Provinsi

Tiniap merincikan, lima pasien yang positif terpapar terdiri tiga laki-laki dua perempuan ada yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP).

ads

Kata dia, Pasien Laki-laki pertama itu berinisial LR usia 25 tahun, Pasien ke dua IM perempuan 35 Tahun, ke tiga SL perempuan 31 tahun, keempat R laki-laki 31 Tahun dan kelima JML 39 Tahun.

Sementara itu dr. Arnoldus merincikan, orang tanpa gejala (OTG) bertambah 27 orang berada di Kabupaten Teluk Bintuni 21 orang, Raja Ampat 4 orang dan Manokwari 2 orang, sehingga total 541 orang, masih dalam pemantauan 300 orang dan selesai pemantauan 214 orang.

Baca Juga:  Kotak Suara Dibuka di Pleno Tingkat Provinsi PBD, Berkas C1 Tak Ditemukan

Orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 10 orang berada di Kabupaten Raja Ampat 7 orang, Teluk Bintuni 2 orang dan Kota Sorong 1 orang, totalnya 853 orang yang masih dalam pemantauan 210 orang dan selesai pemantauan 643 orang.

Pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 1 orang berada dan Kota Sorong, sehingga total 53 orang, masih dalam pengawasan 16 orang dan selesai pengawasan 37 orang.

Jumlah total Papua Barat positif 42. Kabupaten Teluk Bintuni 11 Orang, Manokwari 5 orang, Kabupaten sorong 12, Raja Ampat 4 orang, Manokwari Selatan 1 orang, Kota Sorong 9 orang.

Tiniap menghimbau kepada masyarakat untuk khawatir dengan penambahan pasien terkonfirmasi terpapar covid-19 karena dalam waktu akan ada alat PCR untuk pemeriksaan covid ini di Kota Sorong, Manokwari dan Teluk Bintuni.

Baca Juga:  Vince Tebay, Perempuan Mee Pertama Raih Gelar Profesor

“Jika alat sudah ada, Semakin banyak terungkap orang terinfeksi Covid-19 semakin cepat juga penyembuhannya, harus yakinkan bahwa sembuh itu pasti yang penting ikut protokoler kesehatan” pesan dr Arnold Tiniap.

Arnold mengatakan update dari tanggal 3 april hingga 1 mei 2020 Data pasien Papua Barat makin Meroket.

Selain itu, kata dia Petugas medis yang menangani pasien terpapar Covid-19 dibagi dalam tiga kelas, hijau, zona kuning dan zona merah dibedakan dari penggunaan Alat pelindung diri. Mereka ini tidak di pulangkan bertemu keluarga di rumah.

“Hal ini demi mencegah penularan mereka ini tidak dipulangkan ke rumah tetapi mereka diberikan tempat penginapan di rumah sakit, Ini memang sesuai dengan Protab yang ada,” Tandasnya

Pewarta : Charles Maniani

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaKNPB Maybrat Tolak Tuduhan dari Polda Papua Barat
Artikel berikutnyaOrang Papua Sungguh Mau Merdeka