PasifikLSM Bikin Strategi Hadapi Rio Tinto Soal Tambang di Bougainville

LSM Bikin Strategi Hadapi Rio Tinto Soal Tambang di Bougainville

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Kelompok hak asasi manusia Australia sedang menilai kembali strateginya untuk mencoba meyakinkan pemilik tambang raksasa, Rio Tinto dalam memperbaiki kerusakan yang dilakukan pihaknya di Tambang Panguna di Bougainville Tengah.

Operasi tambang yang mayoritas saham dimiliki Rio Tinto ini telah melakukann kerusakan lingkungan dan sosial yang amat besar dan meninbulkan perang saudara selama tiga dekade.

Pihak Central Hukum Hak Asasi Manusia bekerjasama dengan pemilik tanah di Bougainville dan Gereja Katolik, telah berusaha untuk mengangkat masalah ini selama dalam pertemuan pemegang saham Rio Tinto baru-baru ini di Inggris dan Perth Australia.

Baca Juga:  Gereja Protestan Kanaky Minta Presiden Prancis Bekukan Perubahan Konstitusi dan Melanjutkan Dekolonisasi

Pertanyaan tertulis telah diajukan dalam pertemuan di London, tetapi tanggapan dari ketua Rio Tinto, Simon Thompson, bahwa yang telah dilakukan adalah sesuai garis yang telah digunakan perusahaan selama beberapa tahun.

Dia mengatakan kepada para pemegang saham bahwa Rio Tinto mengakui kekhawatiran yang diadakan di Bougainville, tetapi mereka percaya bahwa perusahaan tetap sepenuhnya mematuhi standar yang berlaku saat itu.

Baca Juga:  Sejarah Kelam Kaledonia Baru Dari Waktu Ke Waktu

Keren Adams, Direktur Pusat Hukum, mengakui ada cara lain bagi para kelompok-kelompok dari Bougainville untuk mencapai perbaikan.

Dia mengatakan, mereka akan menjajaki opsi hukum dan juga mencoba dan mengajukan keluhan non-yudisial kepada pemeriksa organisasi untuk kerjasama ekonomi dan pembangunan kantor pusat perbendaharaan di Australia.

Adams mengatakan, orang ini dapat membuat keputusan tentang apakah perusahaan-perusahaan Australia telah melanggar pedoman OECD.

Baca Juga:  Dewan Gereja Pasifik Minta Dukungan Doa dan Solidaritas Rakyat Kanak Hadapi Tangan Besi Prancis

Dia mengatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk kembali terlibat dengan Rio “sekitar waktu konferensi pertambangan dan keuangan yang diadakan pada akhir tahun. Apakah itu mungkin. Kami juga akan menghubungi banyak investor.”

 

Sumber: Radio New Zealand

Editor: Elisa Sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

Lindungi Rakyat Sipil, TNI Polri dan TPNPB Wajib Terapkan Konvensi Jenewa...

0
“Kedua belah pihak wajib menerapkan Konvensi Jenewa IV tahun 1949 tentang perlindungan rakyat sipil dalam masa perang yang sedang terjadi di Bibida, kabupaten Paniai,” ujar Emanuel.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.