Tanah PapuaMeepagoSatu Anggota TPNPB Ditembak Aparat TNI dan Polri di Hitadipa

Satu Anggota TPNPB Ditembak Aparat TNI dan Polri di Hitadipa

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Kontak senjata antara anggota TPNPB Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan aparat TNI dan Polri kembali terjadi di Hitadipa, Intan Jaya, Papua pada, Rabu (3/2/2021), pukul 4 pagi.

“Kemarin pagi,  3 Februari 2021, pada  jam 4 pagi,  satu anggota pasukan TPNPB Kodap III Ndugaman, Kompi D Dulla atas nama Peria Mirib telah gugur ditembak TNI dan Polri di Intan Jaya,” kata Aibon Kogeya,  Komandan Operasi Kompi D Dulla, Kodap III Ndugama yang berada di bawa Brigend Egianus Kogeya kepada suarapapua.com, Kamis (4/2/2021).

Baca Juga:  AJI, PWI, AWP dan Advokat Kecam Tindakan Polisi Terhadap Empat Jurnalis di Nabire

Kata Aibon, anggotanya itu ditembak oleh TNI dan Polri di Dagomba, ujung lapangan terbang Hitadipa, samping jalan trans.

“Peria Mirip telah gugur dalam kontak senjata, ketika baku dapat di jalan ujung lapangan Hitadipa kemarin pagi. Hingga saat ini, mayat masih ditahan oleh aparat TNI.”

Kata Kogeya, pihak gereja, pastor dan klasis berupaya untuk mengevakuasi mayat, namun pihak TNI  tidak mengizinkan evakuasi dan mereka menjaga mayat tersebut hingga saat ini.

“Itu benar anggota saya, dan saya minta agar mayatnya diambil dan dimakamkan oleh pihak gereja. Tetapi jika aparat TNI masih tetap tidak mengizinkan, maka sebagai anggota saya, biarkan dia busuk di atas tanahnya sendiri,” tukas Kogeya.

Baca Juga:  PMKRI Kecam Tindakan Biadap Oknum Anggota TNI Siksa Warga Sipil di Papua

Kogeya juga menegaskan pihaknya TPNPB OPM siap melanjutkan perjuangan. Tetap semangat bergerilya demi mencapai cita cita bangsa bagi seluruh rakyat Papua yang pernah dilakukan oleh Feria Mirip.

“Kami prajurit Kompi D Dulamo siap lanjutkan sampai Papua berdiri di atas tanahnya sendiri. Kami juga meminta kepada Indonesia segera kasih kemerdekaan bagi rakyat Papua.”

Baca Juga:  TPNPB: Serangan Udara TNI-Polri Mengebom Wilayah Pengungsi di Ndugama Tidak Seimbang

Sementara, sebagaimana dilaporkan viva.co.id Militer, Kepala penerangan Komando gabungan wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel I Gusti Nyoman Suristawa mengakui telah terjadi kontak tembak di Intan Jaya.

“Benar terjadi kontak tembak, dan satu orang tewas di Hitadipa,” kata Kolonel I Gusti Nyoman, Kamis (4/2/2021).

Katanya, penembakan melibatkan pasukan tempur raider yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) dan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini.

 

Pewarta: Elisa Sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

Suku Abun Gelar RDP Siap Bertarung Dalam Pilkada 2024

0
“Masyarakat harus tetap konsisten dengan apa yang disampaikan dalam kegiatan ini. Yang terlebih penting masyarakat harus menjaga keamanan di Tambrauw sehingga semua kegiatan berjalan dengan aman dan damai mulai dari tahapan hingga selesai Pilkada 2024 nantinya,” pesannya.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.