Lekagak Akui TPNPB Tembak Mati Siswa SMA di Puncak Papua

0
1570

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Komandan Operasi Umum Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Lekagak Telenggen mengakui bahwa pihaknya telah menembak mati Ali Mom yang diketahui merupakan seorang siswa SMA di kabupaten Puncak, Provinsi Papua.

Kepada Suara Papua, Telenggen mengungkapkan, TPNPB di Kabupaten Puncak Papua telah menembak mati Ali Mom. Alasannya, menurut Lekagak, dia adalah mata-mata TNI di Ilaga. Bahkan, dia mengklaim korban juga memiliki senjata tajam.

“Kemarin malam sekitar jam 6 sampai setengah 7 malam anggota saya sudah tembak mati satu orang provokator dan intel namanya Ali Mom di Ilaga,” katanya kepada suarapapua.com dari Ilaga, Papua, Jumat (16/4/2021) siang.

Telenggen mengklaim, korban adalah intel militer Indonesia. Bahkan, kata dia, punya senjata tajam.

Sebelumnya, dalam satu minggu terakhir, TPNPB juga telah menembak mati dua orang guru di distrik beoga dan seorang tukang ojek atas nama Udin. Selain itu, TPNPB juga telah melakukan pembakaran terhadap helikopter yang terparkir di bandara Ilaga, Papua.

ads
Baca Juga:  Illegal Logging Masih Marak di Mimika, John NR Gobai: Masyarakat Dapat Apa?

Polda Papua, dalam siaran persnya, Jumat (16/4/2021) mengatakan, pada hari Kamis tanggal 15 April 2021, pukul 19.00 WIT bertempat di Kampung Uloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak Papua telah terjadi kasus penembakan terhadap warga sipil yang dilakukan oleh KKB.

Kronologis

Polda Papua menyebutkan, sebelum ia ditembak mati, korban dihubungi seseorang yang tidak dikenal di atas jam 7 malam dan meminta korban untuk membelikan rokok dan pinang, serta meminta untuk barang belanjaan tersebut diantarkan ke Kampung Uloni, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak.

Korban pun memenuhi permintaan tersebut dan mengantar barang-barang tersebut ke lokasi yang telah disebutkan dengan menggunakan sepeda motor Jupiter MX-king.

Sesampainya di pinggir Jalan Kampung Uloni, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, korban dihadang oleh KKB dan langsung ditembak dengan menggunakan senjata api sebanyak 2 (dua) kali tembakan dibagian kepala dan dibacok pada bagaian kepala. Kemudian sepeda motor yang di gunakan korban, di bakar oleh KKB.

Selanjutnya pada hari Jumat tanggal 16 April 2021 pukul 06.30 WIT warga bersama keluarga besar korban yang sebelumnya telah mendapatkan informasi tentang kejadian tersebut langsung mendatangi Lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban kerumah duka di Jalan Pinggir Kampung Lambet Distrik Ilaga Kabupang Puncak.

Baca Juga:  YAPMI Berikan Sarana Air Bersih Bagi Warga Distrik Agandugume dan Lambewi

Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia bersama anggota mendatangi rumah duka guna mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga agar mendapatkan pemeriksaan secara medis. Selanjutnya setelah mendapatkan pemeriksaan secara medis Aparat Keamanan menyerahkan Jenazah korban kepada keluarga dirumah duka.

Koriban diketahui bernama Ali Mom (16), laki-laki, warga Tagaloa, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

Dalam rilis itu juga, Polda Papua menjelaskan setelah mendapatkan laporan tersebut Polisi mendatangi rumah korban, mengevakuasi korban ke Puskesmas Ilaga, melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K mengatakan pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Lekagak Telenggen yang sebelumnya melakukan pembunuhan terhadap tukang ojek dan membakar helicopter di bandara Ilaga.

“Kami belum bisa menyimpulkan kasus penembakan itu, apalagi korban merupakan orang asli Kabupaten Puncak. Belum diketahui motif dari aksi penembakan tersebut. Saat ini personil gabungan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata,” katanya.

Baca Juga:  Blok Wabu Diincar, Ini Pernyataan Kepala Daerah di Provinsi Papua Tengah

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Iqbal Al Qudussy menyampaikan, peristiwa terjadi pada Kamis 15 April 2021. Korban atas nama Ali Mom merupakan pelajar kelas 1 SMAN I Ilaga.

“Satgas Nemangkawi TNI Polri yang berada di distrik Ilaga sedang melakukan pengejaran KKB pelaku penembakan keji anak SMA ilaga,” tutur Iqbal seprti dilansir merdeka.com.

Berdasarkan penelusuran telepon, lanjut Iqbal, didapati identitas tersangka atas nama Lerrymayu Telenggen.

Lerrymayu mengabarkan kepada Legakak Telenggen lewat SMS bahwa dirinya telah melakukan penembakan terhadap Ali Mom. Hanya saja, dia menyebut tidak mengetahui korban adalah sipil atau aparat keamanan.

“Melalui hasil komunikasi tersebut dapat disimpulkan bahwa Lerrymayu salah tembak dan mengira korban adalah aparat keamanan yang kemudian ditembak saat korban mengantarkan pinang dan rokok,” kata Iqbal.

Pewarta: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaPersepsi Anak-anak Papua Non-Islam tentang Bulan Puasa
Artikel berikutnyaTPNPB Intan Jaya Laporkan Telah Kontak Senjata dengan Aparat