Satu Anggota TPNPB Tewas dalam Kontak Tembak dengan TNI/Polri di Puncak Papua

0
1621

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Satu Anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) gugurĀ  dalam kontak tembak dengan pasukan gabungan militer Indonesia, TNI dan Polri pada Kamis (13/5/2021) di Kabupaten Puncak, Papua.

Informasi ini disampaikan seorang narasumber suarapapua.com yang tidak ingin namanya dimediakan dari Ilaga.

Dia bilang, kontak tembak terjadi sejak pagi. Dia mengungkapkan bahwa baku tembak sudah terjadi dalam tiga hari ini.

“Tanggal 11, 12 dan hari ini tanggal 13 aparat gabungan TNI/Polri dan TPNPB baku kontak tembak. Tiga hari berturut-turut ini ada baku tembak,” ungkapnya.

Dia membeberkan kontak tembak tersebut, antara lain: tanggal 11 Mei 2021 baku tembak terjadi pukul 3 sore waktu Papua Barat.

ads
Baca Juga:  TNI-Polri dan TPNPB OPM Jangan Korbankan Masyarakat Sipil di Intan Jaya

“Tanggal 11 TPNPB dan pasukan gabungan baku tembak di kampung Tagaloa,” bebernya.

Lebih lanjut, tanggal 12 Mei pasukan gabungan militer Indonesia kembali baku tembak dengan TPNPB di kampung Gome, Ilaga, Papua.

Dia menambahkan, pada Kamis 13 Mei pasukan gabungan TNI/Polri dan TPNPB lagi dan lagi kembali kontak tembak.

“Hari ini kontak tertembak terjadi di dua tempat. Yaitu di kampung Wuloni, distrik Ilaga sekitar jam 11.20 siang dan sekitar pukul 10.00 di terowongan kampung Tegelobak,” ungkapnya.

Sumber ini juga mengatakan, satu anggota TPNPB tewas dalam kontak tembak 13 Mei (hari ini).

Baca Juga:  Blok Wabu Diincar, Ini Pernyataan Kepala Daerah di Provinsi Papua Tengah

“Satu anggota TPNPB atas nama Timika Wanimbo tewas dalam baku tembak,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, narasumber suarapapua.com lain, yang juga tak ingin namanya dimediakan membenarkan bahwa memang ada kontak tembak terjadi pada hari ini.

Dia mengaku mendengar bunyi-bunyi tembakan dengan jelas.

“Saya dengar bunyi tembakan dari arah muara, distrik Ilaga utara. Pertama saya dengar jam 8 pagi,” katanya.

Dia menambahkan, sebelumnya dalam kontak tembak yang terjadi pada 12 Mei, ada informasi bahwa satu anggota pasukan gabungan tewas.

Meski demikian, kebenaran informasi bahwa satu anggota pasukan gabungan TNI/Polri tewas ini belum terkonfirmasi.

Baca Juga:  Komite Keselamatan Jurnalis Papua Barat dan PBD Resmi Terbentuk

Sementara itu, dikutip dari CNNIndonesia, Pangdam Cendrawasih Mayjen TNI Yogo Triyono membenarkan bahwa ada anggota kelompok bersenjata yang tewas.

Menurut Pangdam, dalam kontak tembak itu TNI/Polri telah menembak mati dua orang anggota kelompok bersenjata.

“Betul ada kontak tembak di sekitar Kampung Wuloni, Ilaga. Kontak tembaknya sekitar pukul 07.30 pagi tadi. Laporan yang saya dapat sampai saat ini 2 orang KSB tewas dan masih diadakan pembersihan. Untuk senjata dan yang lain belum terkonfirmasi. Nanti kalau sudah ada info pasti, akan disampaikan,” kata dia.

Pewarta: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaDoa Pemulihan dan Perdamaian di Yahukimo Tak Libatkan Pemuda
Artikel berikutnyaMeninggalnya Moses Yewen Diduga Akibat Penganiayaan Militer