Tanah PapuaDomberaiJamnas BPAN ke-IV, Pemuda Adat Komitmen Lindungi Tanah Adat

Jamnas BPAN ke-IV, Pemuda Adat Komitmen Lindungi Tanah Adat

SORONG, SUARAPAPUA.com — Berkomitmen menyelamatkan tanah adat, sejumlah komunitas pemuda di Sorong Raya menyatakan diri bergabung dengan Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN).

Hal itu ditandai deklarasi saat Jambore Nasional (Jamnas) BPAN ke-IV region Papua yang diselenggarakan 30 Oktober-2 November 2021 di kampung Klatomok, distrik Klayili, kabupaten Sorong, Papua Barat.

“BPAN merupakan sayap dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang berperan aktif mengajak masyarakat untuk menjaga tanah adat, serta membantu mengawal isu-isu diskriminasi terhadap masyarakat adat. BPAN telah membentuk beberapa pengurus daerah yakni PD komunitas Moi Sigin, PD komunitas Moi Kelim, PD komunitas Moi Maya, PD komunitas Moi Salkma, PD komunitas Abun, dan PD komunitas Tehit,” jelas Yeheskiel Kalasuat kepada suarapapua.com, Kamis (4/11/2021).

Baca Juga:  Illegal Logging Masih Marak di Mimika, John NR Gobai: Masyarakat Dapat Apa?

Pembentukan pengurus daerah di Kabupaten Sorong, Tambrauw, dan Sorong Selatan, kata Kalasuat, merupakan bentuk komitmen dari BPAN untuk melindungi wilayah adat.

“Deklarasi pembentukan daerah itu bertujuan untuk membangun kesadaran bersama tentang hak masyarakat adat Papua,” ujarnya.

Sem Vani  Ulimpa, pengurus harian AMAN Malamoi berharap agar komunitas yang telah dibentuk segera kembali ke daerahnya untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.

Baca Juga:  Musdat Sukses, Sub Suku Imu Komitmen Bangkit dari Ketertinggalan

“Masyarakat akan punah, hutan dirampas, sudah puluhan tahun kami masyarakat adat dijajah, ditindas oleh sistem negara. Masyarakat adat harus bangkit untuk melawan demi melindungi hak-haknya. Komunitas yang sudah terbentuk harus terus lakukan sosialisasi ke seluruh masyarakat terutama pemilik ulayat agar tidak lagi menjual tanah adat,” harap Sem.

Sementara itu, Jakob Siringoringo, ketua umum BPAN, yang turut memberikan materi dalam kegiatan Jamnas itu mengapresiasi kinerja pengurus BPAN di Sorong Raya.

Baca Juga:  Lukas Enembe Berpulang

Jakob juga berpesan kepada generasi muda Papua agar terus memperjuangkan hak masyarakat adat.

“Generasi muda Papua punya peran yang sangat penting dalam melindungi tanah dan hutan adat,” ujarnya.

Pewarta: Reiner Brabar
Editor: Markus You

Terkini

Populer Minggu Ini:

Bertamasya ke Lubang Batu Lembah Emereuw-Konya Abepura

0
Ketidakseriusan pemerintah kota Jayapura mengelola keunikan Lubang Batu Lembah Emereuw-Konya dari genangan air dan sampah warga itulah yang menjadi penyebab setiap turun hujan pasti rumah-rumah warga di dua RT yang terletak di kawasan Lembah Emereuw-Konya selalu tergenang air. Kondisi itu bukan hanya pada musim hujan saja, namun setiap kali hujan. Akibatnya, warga Lembah Emereuw-Konya selalu siap siaga jika turun hujan.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.