Tanah PapuaLa PagoSatu Anggota TNI Tewas Tertembak di Yalimo, TPNPB: Kami Tidak Ada Agenda...

Satu Anggota TNI Tewas Tertembak di Yalimo, TPNPB: Kami Tidak Ada Agenda Perang di Yalimo

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com—- Dilaporkan bahwa terjadi penembakan terhadap satu anggota TNI AD, anggota Koramil Yalimo atas nama Sertu Eko di Elelim, ibu kota Kabupaten Yalimo hingga meninggal dunia. Insiden itu terjadi pada, Kamis (31/3/2022).

Dandim 1702/Jayawijaya, letkol Inf. Arif Budi Situmeang ketika dikonfirmasi suarapapua.com melalui pesan WhatsApp menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang berduka.

“Saat ini kami Kodim 1702 dan Dinkes Kabupaten Yalimo sedang berduka. Kaum iblis membunuh anggota TNI dan Bidan dengan keji di Yalimo,” ujar Dandim 1702 Jayawijaya.

Baca Juga:  Dewan Adat dan Intelektual Moi Mendukung Kepemimpinan Silas Ongge Kalami

Ia menyatakan, hal ini sudah dikeluhkan seluruh masyarakat dan bangsa. “Tolong angkat dan beritakan ini saja,” tukasnya.

Ia lalu menyebut “kita memang harus pakai hati. Akal saja tidak cukup. Manusia melihat apa yang di depan mata, tapi Tuhan melihat hati.”

Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB mengaku melalui pesan elektronik bahwa insiden yang terjadi di Kabupaten Yalimo bukan merupakan tindakan pihak TPNPB.

Baca Juga:  Aparat Datangi Lokasi Tempat Kegiatan Doa Bersama Pengukuhan Struktur ULMWP di Expo Waena

“Bahwa pembunuhan di Yalimo itu kami curigai permainan aparat TNI dan Polri sendiri, jika tidak mungkin kelompok yang kalah Pilkada. Karena tidak ada agenda TPNPB Yalimo untuk perang. TPNPB Yalimo akan ikut perang ketika revolusi total. Saat itu baru [TPNPB] Yalimo akan ikut perang,” kata Sebby merespon insiden pembunuhan yang terjadi di Yalimo pada, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga:  Komisioner KPU Yahukimo Nyatakan Siap Selenggarakan Pemilu 2024

Ia lalu menyatakan bahwa untuk sementara [TPNPB] Yalimo belum punya agenda untuk melakukan penyerangan.

“Jadi kami curiga dua kelompok yang saya sebutkan tadi dengan tujuan mungkin mau bikin konflik internal atau mungkin juga mau agar kirim pasukan dalam jumlah besar ke wilayah Yalimo,” pungkas Sebby.

 

REDAKSI

Terkini

Populer Minggu Ini:

Pagi Ini Jalan Trans Tiom-Wamena Dipalang Caleg PPP

0
“Kami palang jalan karena sampai sekarang belum diproses surat rekomendasi untuk rekap ulang di tiga kampung ini. Waktu itu ada dugaan pelanggaran. Terus, masalah yang terjadi pada saat pemilihan itu sudah dua kali dibicarakan dari Bawaslu. Pada saat pertemuan, bupati dan KPU hadir, memang sudah disepakati untuk rekap ulang,” jelas Ruddy Yigibalom.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.