BeritaSari Sitinjak: Potensi Maritim Papua Barat Belum Dikelola Secara Optimal

Sari Sitinjak: Potensi Maritim Papua Barat Belum Dikelola Secara Optimal

SORONG, SUARA PAPUA.com— Lam Ganda Sari Sitinjak, mahasiswa Universitas Papua (Unipa) jadi peserta duta maritim Indonesia ke 2 tahun 2022 mewakili Propinsi Papua Barat.

Propinsi Papua Barat merupakan salah satu Propinsi Konservasi di Indonesia, namun potensi Maritim belum di kelolah secara optimal.

Hal itu disampaikan Sari Sitinjak kepada suarapapua.com, Selasa (16/8/2022).

Katanya, Papua Barat butuh generasi milenial yang ikut serta memahami dan peduli terhadap isu maritim.

Baca Juga:  Demi Generasi Bangsa, Kabulkanlah Suara Masyarakat Adat Awyu dan Moi!

“Potensi maritim mulai dari wisata bahari, ekosistem dasar hingga pesisir kepulauan di Papua Barat ini belum di kelolah secara baik dan optimal,” ujar Sitinjak yang adalah mahasiswa Unipa tersebut.

Menurutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat mesti bekerja ekstra untuk melindungi ekosistem laut dari maraknya penangkapan ikan secara ilegal di Papua Barat.

“Sering terjadi pengeboman ikan, bahkan sampah plastik yang banyak sangat membahayakan kehidupan hewan langkah seperti Penyu di laut. Ini masalah serius, sehingga pemerintah harus jeli melihat masalah ini dan mencari solusi untuk mencegahnya,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kata Para Tokoh dan Aktivis Terkait Gerakan “All Eyes on Papua”

Sari sendiri mengaku bangga karena bisa menjadi salah satu peserta duta maritim ke-2 dari 34 propinsi yang kegiatannya dilaksanakan di Jakarta dalam rangka Hut ke-5 Asosiasi Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo). Sekaligus Rakornas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Ini kesempatan bagi saya untuk memperkenalkan Kemaritiman Papua Barat kepada semua orang. Selain itu event ini langkah awal pembekalan untuk saya, agar ke depan saya juga bisa menjembatani kemaritiman bagi teman-teman di Papua Barat, ” ungkapnya.

Baca Juga:  Aktivitas Belajar Mengajar Mandek, Butuh Perhatian Pemda Sorong dan PT Petrogas

Andi Fajar Asti, Direktur Eksekutif Aspeksindo mengkui bahwa dengan adanya duta maritim ini bisa diharapkan mengangkat isu-isu maritim di tanah Papua.

 

Pewarta: Reiner Brabar
Editor: Elisa Sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

Seruan Damai Pemuda Katolik Paniai Pasca Situasi Bibida Mencekam

0
"Saudara-saudari kita ini harus segera kembali ke rumah. Cepat atasi situasi menuju perdamaian adalah dambaan kita semua saat ini. Damailah negeriku agar sesama umat Tuhan segera kembali ke asal dusun. Doa saya, Tuhan Allah memberkati kita semua," ucap Yunus Eki Gobai.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.