PartnersMahkamah Agung Menolak Permohonan Mantan PM Vanuatu

Mahkamah Agung Menolak Permohonan Mantan PM Vanuatu

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Mahkamah Agung Vanuatu telah menolak permohonan konstitusional yang diajukan mantan Perdana Menteri Vanuatu, Sato Kilman, yang digulingkan pada 6 Oktober 2023.

Sebagaimana dilansir dari RNZ Pasifik bahwa Kilman telah mengajukan permohonan mendesak pada Rabu, 11 Oktober2023.

Pengacaranya berargumen bahwa tantangan yang diajukan oleh Perdana Menteri Charlot Salwai adalah melanggar hukum karena dia tidak mendapatkan 27 tanda tangan yang diperlukan untuk mosi tidak percaya.

Baca Juga:  Pemerintah Fiji Mempertahankan Pendiriannya Dalam Masalah Israel-Palestina di ICJ

Namun, Ketua Parlemen Seoule Simeon berpendapat bahwa karena ada satu kursi yang kosong pada saat mosi tidak percaya diajukan, maka hanya 26 penandatangan yang diperlukan.

Pada hari Jumat, Hakim Edwin Goldsbrough mengatakan bahwa mantan perdana menteri tersebut “tidak memiliki kasus yang dapat diperdebatkan”.

“Posisi ini dapat berubah setelah keputusan banding di CAC 2642 tahun 2023, tetapi fungsi pengadilan ini adalah untuk menentukan apakah tanggal ditetapkan untuk sidang atau apakah petisi dicoret pada materi yang sekarang disajikan.

Baca Juga:  Masalah Politik Mendominasi Kunjungan Menteri Prancis Gérald Darmanin di Kaledonia Baru

“Pada materi yang sekarang diajukan, petisi harus dicoret, karena pemohon tidak memiliki kasus yang dapat diperdebatkan. Kecuali jika permohonan yang bertentangan diajukan dalam waktu 7 hari kerja, maka putusan ini akan diumumkan dan menghukum pemohon untuk membayar biaya perkara kepada termohon I dan termohon II, baik secara tanggung renteng maupun secara paksa,” demikian putusan Hakim Goldsbrough.

Baca Juga:  PNG Rentan Terhadap Peningkatan Pesat Kejahatan Transnasional

Setelah keputusan tersebut, Ketua DPR Simeon menyambut baik keputusan pengadilan dengan mengatakan bahwa ia sudah menduga bahwa pengadilan akan memenangkannya.

Sementara itu, sumber dari pihak oposisi mengatakan bahwa mereka akan memutuskan apakah mereka akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Terkini

Populer Minggu Ini:

Hilang 17 Hari, Anggota Panwaslu Mimika Timur Jauh Ditemukan di Potowaiburu

0
“Adik ini hilang selama dua minggu lebih. Begitu dapat kabar, semua keluarga besar suku Mee langsung berkumpul dan ada tunggu di rumah,” jelas Dogopia.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.