ADVERTORIALAnggota PKK Intan Jaya Dibekali Pengetahuan Tentang Ketahanan Pangan dan Bisnis

Anggota PKK Intan Jaya Dibekali Pengetahuan Tentang Ketahanan Pangan dan Bisnis

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kabupaten Intan Jaya telah melakukan seminar untuk seluruh anggotanya. Seminar ini terselenggara dengan menghadirkan dua narasumber dari kalangan akademisi kampus di Makassar, Indonesia Timur.

Seminar bertajuk Bimbingan Teknis dan Studi Banding TP PKK  Kabupaten Intan Jaya tersebut terselenggara di Hotel Swiss-Belinn, Panunukan, Makassar pada 19 Juni 2024.

Dua orang yang dihadirkan sebagai narasumber tersebut adalah Dr. Ir. Idris Sumasse, M.Si, Ketua Prodi Pembangunan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar dan Dr. Jamaluddin Jahid Haneng, ST, M.Si, Akademisi Perencana Wilayah dan Kota Kajian Kepariwisataan UIN Alauddin Makassar.

Dr. Jamaluddin Jahid Haneng, ST, M.Si membawakan materi dengan topik UMKM Pariwisata Sebagai Sumber Ekonomi Masyarakat dan Peluang Bisnis Lokal  dan Dr. Ir. Idris Sumasse, M.Si membawakan materi dengan judul Ketahanan Pangan.

Baca Juga:  Demi Sinergitas Penyelenggaraan Pilkada Deiyai Tahun 2024, KPU dan Polres Teken PKS

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Intan Jaya, Ny. Ancela Sondengau, S. IP menjelaskan, salah satu tujuan utama ia membawa seluruh anggota TP PKK Kab. Intan Jaya ke Makassar adalah untuk menimba pengetahuan bagi anggota. Salah satunya adalah melalui kegiatan seminar yang narasumbernya berasal dari universitas yang ada di Makassar.

Selain itu, Ny. Ancela mengatakan, ia mengharapkan agar semua anggota TP PKK yang hadir dalam seminar tersebut dapat mengerti setiap materi yang diberikan, baik tentang Ketahanan Pangan maupun tentang Pariwisata sebagai sumber dan peluang bisnis bagi masyarakat.

“Saya bersyukur kepada Tuhan karena kami bisa tiba di Makassar dan bisa mengikuti kegiatan seminar untuk menambah pengetahuan kami dalam hal ketahanan pangan dan Pariwisata sebagai sumber dan peluang bisnis bagi masyarakat dari akademisi. Ini sangat bagus supaya kami bisa menambah pengetahuan untuk kami,” jelasnya kepada media ini di Makassar pada Rabu (19/6/2024).

Baca Juga:  Dukung Konferensi GKII Daerah Wandae, Pj Bupati Apolos Bagau Bantu 100 Juta

Lanjut Ny. Ancela, selama berada di Makassar, pihaknya akan melakukan beberapa kegiatan yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas bagi seluruh peserta TP PKK Intan Jaya.

“Selama saya dengan romboangan berada di sini, kami akan melakukan beberapa kegiatan yang tujuannya untuk memberikan bimbingan Teknik dan studi banding. Tujuan utamanya adalah kami belajar banyak, terutama kegiatan yang berkaitan dengan 10 program PKK. Harapan saya adalah semoga mama-mama bisa dapat pengetahuan dan hal-hal baru untuk bisa diterapkan setelah pulang ke Intan Jaya,” harapnya.

Selain itu Ny. Ancela juga menyampaikan terima kasih kepada kedua narasumber yang telah hadir untuk memberikan materi.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada kedua bapak yang telah hadir sebagai narasumber untuk memberikan materi kepada kami,” ucapnya.

Baca Juga:  Pimpinan Gereja Katolik Meminta Semua Pihak Dukung Pemkab Intan Jaya

Mama Marta Sondegau, salah satu anggota TP PKK Intan Jaya usai mengikuti kegiatan ini mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah dan Ketua TP PKK Intan Jaya yang bisa membawa mama-mama dari Intan Jaya bisa menimba ilmu. Ia berharap agar ilmu yang didapat dapat diterapkan setelah pulang ke Intan Jaya.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pj Ketua TP PKK yang sudah mengadakan kegiatan ini. Sehingga kami bisa mendapatkan pengetahuan baru. Kami berharap agar anak-anak mua yang ikut kegiatan ini dapat pahami baik, sehingga bisa jadi pengatahuan baru untuk kami terapkan di kampung nanti. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Pj Ketua TP PKK dan Pemerintah,” harapnya. (Diskominfo untuk Suara Papua)

Terkini

Populer Minggu Ini:

Tim Berantas Miras Harus Dibentuk Agar Dogiyai Aman

0
“Dogiyai sudah punya Perda nomor 8 tahun 2018 yang perlu dan harus didorong kembali oleh pemerintah daerah dengan didukung oleh semua pihak. Bila perlu bentuk Tim Satgas Gabungan Berantas Miras,” ujar Agustinus Tebai.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.