Alpius Yigibalom, SH, M.Si, penjabat bupati Lanny Jaya, saat memimpin upacara pelepasan Satgas Yonif 721/Makasau, Kamis (4/7/2024) di halaman kantor bupati Lanny Jaya. (Liwan Wenda - Suara Papua)
adv
loading...

TIOM, SUARAPAPUA.com — Setelah bertugas satu tahun lebih, pemerintah kabupaten Lanny Jaya bersama Kodim 1317/Lanny Jaya menggelar upacara pelepasan purna tugas Satgas Yonif 721/Makkasau yang terdiri dari 500 prajurit, Kamis (4/7/2024).

Dalam amanatnya, penjabat bupati Lanny Jaya, Alpius Yigibalom, menyatakan, TNI maupun Polri telah melaksanakan tugas dengan baik bersama seluruh komponen masyarakat dan pemerintah daerah di kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Hal itu terlihat dari situasi daerah selama ini aman dan terkendali.

“Di kabupaten kita ini [Lanny Jaya] aman, tidak seperti yang dikatakan oleh orang di luar sana. Kita aman karena ada kerja sama yang baik. Terima kasih 500 anggota TNI yang telah bertugas tugas selama satu tahun lebih dengan baik di Tiom,” kata Alpius dalam upacara pelepasan purna tugas Satgas Yonif 721/Mks di halaman kantor bupati Lanny Jaya.

Baca Juga:  Penjabat Bupati Lanny Jaya Tertibkan Satpol PP Aktif Kerja

Oleh karenanya, ia atas nama segenap masyarakat Lanny Jaya mengucapkan terimakasih sekaligus permohonan maaf jika ada hal-hal tidak berkenan di hati para prajurit selama bertugas di kabupaten Lanny Jaya.

“Terima kasih banyak dan mohon maaf kalau ada salah selama setahun ini. Selamat berjumpa kembali bersama keluarga dan melaksanakan tugas selanjutnya,” ucap Alpius.

ads

Pj bupati berpesan, “Kebiasaan orang di kampung dan kota tentu berbeda, karena itu jika ada hal yang kurang berkenan tolong tinggalkan di sini, dan kalau ada hal baik selama bertugas silahkan bawa untuk dilanjutkan di tempat tugas berikut.”

Alpius menilai TNI dan Polri dalam melaksanakan tugas sangat bertanggungjawab dan tinggal di tempat tugas hingga mengakhiri masa kerjanya dengan baik.

Baca Juga:  Kata Para Tokoh dan Aktivis Terkait Gerakan “All Eyes on Papua”

“Para ASN jadikan ini satu pelajaran yang baik agar setelah apel tidak harus ke Wamena, tetapi tetap ada di Tiom,” pintanya.

Yigibalom juga menggarisbawahi wujud kerja sama yang baik bersama seluruh masyarakat, gereja, pemerintah dan TNI-Polri agar daerah tetap aman dikolaborasi dengan baik hingga kini terutama dalam menghadapi agenda nasional yakni Pilkada serentak tahun 2024.

“Masyarakat kita memperlihatkan wajah negara yang ada di Tiom, karena itu kita jaga keamanan dan kenyamanan dengan baik kedepan seperti sekarang, apalagi dalam menghadapi agenda Pilkada tahun 2024 juga harus dalam kondisi aman, kondusif,” tutur Alpius.

Berdasarkan data, 500 personel tersebut telah bertugas di wilayah kabupaten Lanny Jaya, terdiri dari Tiom, Pirime, Balingga, Melagai, Tima, Popome, dan Melagineri.

Baca Juga:  Kasus Moses Yewen Belum Jelas, Kepala Distrik Fef Tolak Kehadiran Satgas Yonif 762

Sementara itu, Letkol Inf Hery Kuswanto, komandan Satgas Yonif 721/Mks, mengatakan, setelah bertugas 16 bulan, banyak apresiasi diberikan pemerintah daerah dan masyarakat Lanny Jaya.

Kuswanto menyebut kabupaten Lanny Jaya merupakan salah satu daerah teraman di wilayah provinsi Papua Pegunungan. Hal itu tak terlepas dari kerja keras seluruh personel TNI-Polri terutama Satgas Yonif 721/Mks dalam menjaga kondusifitas dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat.

Selain penjabat bupati Lanny Jaya, upacara pelepasan purna tugas Yonif 721/Mks dihadiri Dandim 1317/Lanny Jaya, Letkol Inf. Triono, S.Ip, Dansatgas Yonif Letkol Inf. Hery Kuswanto, Wakapolres Lanny Jaya, Kompol Hendrik Seru, SH, para pimpinan OPD, dan pegawai ASN. []

Artikel sebelumnyaKasus Teror Bom Terhadap Victor Mambor, Saksi Ahli Bilang Tindak Pidana
Artikel berikutnyaKontak Tembak, Pemukiman Warga di Kabupaten Puncak Disasar Hingga Makan Korban