JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Sebanyak dua ratus lima puluh lima orang warga Kepulauan Fiji yang berziarah ke Israel diterbangkan pulang ke tanah air dengan selamat menggunakan pesawat charter Fiji Airways dari Bandara Internasional Ben Gurion pada, Rabu (11/10/2023).
Rasa syukur Perdana Menteri Sitiveni Rabuka dan merasa lega karena penerbangan charter Fiji Airways yang berangkat dari Bandara Ben Gurion hari ini berhasil membawa 255 warga Fiji kembali ke tanah air mereka.
Diantara para penumpang terdapat mahasiswa Institut Pertanian Pusat Teknologi Pertanian (AICAT) Fiji yang sedang menempuh pendidikan di bidang pertanian di Israel, 200 warga Fiji yang melakukan perjalanan ke Yerusalem untuk mengambil bagian dalam Hari Raya Pondok Daun, dan juga sekelompok warga Kepulauan Pasifik.
Perdana Menteri Fiji, Sitiveni Rabuka menyampaikan penghargaan yang tulus kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan misi ini.
“Di masa-masa sulit ini, penting untuk menyampaikan simpati kami kepada semua pihak yang terkena dampak dari konflik baru-baru ini, antara Israel dan Hamas. Pikiran kami bersama orang-orang di wilayah ini, dan kami berharap untuk resolusi yang cepat dan langgeng yang membawa perdamaian dan stabilitas bagi semua,” kata Perdana Menteri Rabuka.
Perdana Menteri mengakui upaya tak kenal lelah dari kru Fiji Airways dan tim insiden yang bekerja dengan tekun untuk menavigasi risiko dan pilihan yang kompleks yang terkait dengan perencanaan penerbangan yang krusial ini.
“Dedikasi dan keahlian mereka telah membuat misi ini menjadi mungkin dan telah menyatukan kembali warga negara kami dengan keluarga dan orang-orang yang mereka cintai. Misi ini merupakan misi bersejarah bagi Pemerintah Fiji, karena ini merupakan operasi penyelamatan pertama kami,” tukansya.

“Keberhasilan pemulangan warga negara kami merupakan bukti komitmen dan tekad bangsa kami untuk menjaga kesejahteraan semua warga Fiji, di mana pun mereka berada di dunia.”
Rabuka juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Luar Negeri atas koordinasi dan pengaturan mereka dengan sekutu internasionalnya.
“Kolaborasi dan dukungan dari teman-teman dan mitra kami telah berperan penting dalam memastikan kembalinya warga negara kami dengan selamat.”
Perdana Menteri Rabuka juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan doa, ucapan selamat, dan dukungan selama misi ini.
“Kekuatan kolektif bangsa kita pada saat dibutuhkan adalah sumber kebanggaan dan persatuan yang luar biasa. Kembalinya para warga Fiji dengan selamat merupakan bukti ketahanan bangsa kita, dan semangat Fiji yang mengikat kita bersama. Kami akan terus bekerja dengan tekun untuk memastikan kesejahteraan dan keamanan semua warga Fiji, baik di dalam maupun di luar negeri,” pungkasnya.