JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Nama drh. Constant Karma sudah dipastikan akan mendampingi Benhur Tomi Mano (BTM) di ajang pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Papua pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK). PDIP sebagai partai pengusung resmi usung kader senior Golkar itu sebagai calon wakil gubernur mendampingi BTM.
Keputusan pimpinan partai berlambang banteng memilih Constant Karma untuk menggantikan Yerimias Bisai yang didiskualifikasi MK, dibenarkan Komarudin Watubun, ketua DPP PDI Perjuangan.
Dalam keterangan persnya, Senin (10/3/2025), Komarudin Watubun menyatakan, nama Costant Karma telah disetujui Megawati Soekarnoputri, ketua umum PDIP.
Sebagai tindaklanjutnya, kata Komarudin, pada Minggu (9/3/2025) sore, telah diumumkan langsung dari kediaman BTM di jalan Jeruk Nipis, Kotaraja, kota Jayapura, Papua.
Diakuinya, Megawati lebih memilih Constant Karma ketimbang lima nominator lainnya yang juga diusulkan DPP PDIP provinsi Papua.
Lima nama tersebut, jelas Watubun, berdasarkan hasil seleksi dari 38 nominator yang didaftarkan dan mendaftarkan diri ke DPD PDIP Papua beberapa waktu lalu.
Setelah menelusuri rekam jejaknya secara teliti dan cermat, mantan wakil gubernur Papua itu dinilai lebih cocok dan tepat mendampingi BTM bertarung di Pilgub Papua. Pesaingnya, Mathius Fakhiri-Aryoko Rumaropen dengan nomor urut 2.
Selain saat deklarasikan nama calon wakil gubernur, Komarudin Watubun juga turut mendampingi massa pendukung BTM-CK mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Papua.
“Dengan demikian, sudah resmi pak Benhur Tomi Mano akan didampingi pak Constant Karma,” ujarnya.
Komarudin Watubun menegaskan, sosok Constant Karma tak diragukan ketokohannya. Sarat dengan berbagai pengalaman di bidang pemerintahan sebelumnya. Ia juga kader senior partai Golongan Karya (Golkar).
Constant Karma menurutnya dikenal sebagai figur pemimpin bersih dari praktik kolusi, korupsi, nepotisme (KKN) selama menduduki jabatan strategis di pemerintahan.
“Bapak Constant Karma punya pengalaman luar biasa di bidang pemerintahan. Beliau merupakan kader senior Golkar. Juga memiliki rekam jejak bersih dari praktik KKN,” ujar Watubun.
Karenanya, kehadiran Constant Karma diyakini akan memberikan dampak elektoral yang positif bagi BTM di PSU Pilgub Papua. Apalagi Constant Karma mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk calon nominator lainnya. Bahkan, mantan gubernur Papua, Barnabas Suebu turut berkampanye untuk kemenangan nomor urut 1 pada Pilkada serentak 2024.
Diketahui, drh. Constant Karma adalah birokrat dan politikus partai Golkar yang pernah menjabat sebagai wakil gubernur Papua periode 2000-2005. Juga, sekretaris daerah (Sekda) provinsi Papua dan penjabat gubernur Papua.
Jauh sebelum itu, Constant Karma pernah menduduki beberapa jabatan. Antara lain, kepala Dinas Peternakan kabupaten Jayawijaya, dan kepala Dinas Peternakan provinsi Papua. []