ArsipSebby Sambom: Rakyat Papua Barat Tolak Prabowo Masuk Papua

Sebby Sambom: Rakyat Papua Barat Tolak Prabowo Masuk Papua

Senin 2014-06-30 04:26:30

PAPUAN, Jayapura — Calon Presiden Republik Indoneia, Prabowo Subianto yang direncanakan berkampanye di Papua awal Juli 2014 mendatang mendapat penolakan keras dari aktivis independen Papua, Sebby Sambom.

“Atas nama bangsa Papua Barat, kami dengan tegas menolak rencana kehadiran Prabowo Subianto di Tanah Papua untuk kampanye Pemilihan Presiden,” tegas Sambom, dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi suarapapua.com, Minggu (30/6/2014).

 

Sambom juga mengecam keras pernyataan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Yunus Wonda, yang menyatakan telah memohon Prabowo untuk datang dan berkampanye di tanah Papua.

 

Menurut Sebby, Prabowo merupakan otak dan pelaku pembunuhan ribuan rakyat Papua di seluruh tanah Papua selama menjabat sebagai petinggi militer.

 

“Kami menghimbau kepada orang Papua Barat yang sedang mencari makan di Pemerintah NKRI, dan sekarang menjadi pejabat Pemerintah kolonial NKRI agar tidak menyakiti hati Rakyat Papua Barat.”

 

“Kami mempunyai laporan tentang kejahatan Prabowo, dimana dalam operasi militer saat pembebasan sandera di Mapenduma, orang tua kami ditembak oleh Prabowo dan anggotanya. Mereka juga membakar rumah-rumah penduduk, kebun-kebun dan ternak Babi milik penduduk setempat telah dibumihanguskan,” katanya.

 

Penolakan kedatangan Prabowo, menurut Sabby, adalah keinginan rakyat Papua Barat, yang mana akan tetap menolak Pilpres, karena orang Papua berjuang untuk Papua Merdeka, bukan soal makan dan minum.

 

“Kami tidak pernah kompromi politik dengan Jakarta. Kami tetap berjuang sampai Papua Merdekapenuh dari tangan belenggu kolonial NKRI. Apa lagi Capres-Capres ini adalah pembunuh Rakyat Papua,” tambahnya.

 

Sekedar diketahui, Sebby Sambom saat ini bermukim di luar Papua. Ia menjadi target operasi militer selama tinggal di Jayapura, Papua, karena aktivitasnya memperjuangkan kemerdekaan Papua.

 

 

OKTOVIANUS POGAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

Forum Peduli Demokrasi Kabupaten Yahukimo Desak Pemilu di Dekai Diulang

0
“Beberapa poin kami sudah serahkan kepada Bawaslu. Kami disarankan untuk lengkapi beberapa dokumen. Jadi, dokumen itu kami sudah siap dan akan antar ke Bawalu untuk ditindaklanjuti,” jelas Eklon Amohoso.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.