ArsipKamus Bahasa Indonesia-Pijin (PNG) Siap Cetak, Frans: Saya Kekurangan Biaya Cetak

Kamus Bahasa Indonesia-Pijin (PNG) Siap Cetak, Frans: Saya Kekurangan Biaya Cetak

Senin 2014-09-22 05:06:45

PAPUAN, Semarang — "Komunikasi menjadi hal yang paling utama dalam kehidupan sehari-hari, karena itu dibutuhkan sebuah panduan dalam bentuk kamus agar dapat saling memahami. Saya saat ini sedang menyusun kamus Indonesia-Pijin, dan akan selesai dalam waktu dekat."

Demikian penegasan Frans Nawipa, salah satu mahasiswa asal Paniai yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah Papua New Guinea, saat ditemui suarapapua.com, Senin (22/9/2014) sore, di Kota Semarang, Jawa Tengah

 

Menurut Frans, kamus itu rencana dipublikasikan luas, agar orang Indonesia, terutama orang Papua Barat bisa belajar bahasa Pijin melalui kamus yang dibuatnya.

 

“Saya lihat sampai saat ini belum ada kamus bahasa Indonesia-Pijin, karena itu saya termotivasi untuk buat, agar banyak orang bisa lebih memahami bahasa-bahasa yang ada di kepulauaan Melanesia,” tegasnya.

 

Awalnya, Frans menargetkan kamus tersebut dapat selesai di bulan Mei 2014, namun karena memilki banyak kekurangan, ia kembali melakukan revisi, dan melakukan konsultasi lebih lanjut.

 

“Setelah perbaikan, beberapa waktu lalu saya bawa kembali ke PNG guna diperiksa oleh seorang ahli bahasa PNG, Roby Wae, dan dianggap sudah baik, dan selanjutnya akan dicetak.”

 

“Saya sudah masukan di percetakkan Gramedia, sehingga rencana dalam bulan Desember pada saat Natal bersama Mahasiswa di Semarang akan diseminarkan," ujar mahasiswa jurusan Arsitektur ini. 

 

Disampaikan, ia tidak ingat persis jumlah halaman, namun cukup tebal, dan terdiri tujuh bagian atau bab. “Sejauh ini belum ada sponsor yang beri bantuan, saya harap ada yang berbaik hati, agar Kamus ini dapat segera dicetak dan disebarkan,” tegasnya.

 

Ia juga berharap, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai, LSM, serta pemerhati pendidikan dapat membantu penerbitan dan percetakan kamus ini.

 

Editor: Oktovianus Pogau

 

MARSELINO TEKEGE

Terkini

Populer Minggu Ini:

Pemerintah Fiji Mempertahankan Pendiriannya Dalam Masalah Israel-Palestina di ICJ

0
Fiji prihatin bahwa kasus saat ini menjadi preseden bagi konflik-konflik lain yang sedang berlangsung yang mungkin akan diajukan ke Mahkamah, sehingga merusak integritas Mahkamah, demikian pernyataan tersebut.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.