Yosina Roemajauw Berkolaborasi dengan Tiga Rapper Asal Biak

0
2118
Yosina bersama tiga rapper asal Biak. (Dok. Lisa Andromeda Biduri)
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com—  Yosina Roemajauw, anak asli Papua yang pernah meraih  Juara 1 The Kids Voice Holland Belanda Tahun 2018 dan mengharumkan nama Tanah Papua di Belanda akan berkolaborasi lagu berbahasa Biak bersama tiga raper asal Karang Panas [Biak] pada pekan ini.

Lisa Andromeda Biduri, Manager dari tiga rapper asal Biak, antara lain Juan Warikar, Asher Leusubun, dan Ichad Simbiak kepada suarapapua.com pada, Selasa (20/10/2020) malam menjelaskan, Yosina Roemanajauw sang Juara 1 The Kids Voice Holland Belanda Tahun 2018 akan menggandeng ketiga Pemuda Asal Biak untuk Kolaborasi lagu berbahasa Biak.

Dikatakan, lagu yang akan dikolaborasi tersebut hasilnya ditargetkan untuk harus mencapai 5 juta viewer dan bisa Go Internasional. Hasil kolaborasi tersebut akan ditayangkan melalui kanal Youtube “Pace Korido” yang sudah memiliki banyak subscriber dan viewer.

Sementara itu, dalam wawancara dengan media yang dilakukan pada Senin kemarin di Biak, Yosina menjelaskan, sebelum kolaborasi itu terwujud dia bersama orang tuanya sudah terlebih dulu searching anak muda asal Biak yang memiliki bakat dan talent di musik bergenre Rap melalui kanal youtube.

Lanjut dia, kemudian menemukan youtube “Pace Korido” dan tertarik dengan sejumlah lagu dan video clip yang diperankan oleh ketiga rapper tersebut.

ads
Baca Juga:  Melestarikan Alam dan Budaya Suku Matbat Melalui Festival Film Dokumenter di Limalas

“Saya datang ke Biak bersama mama, selain untuk mengunjungi keluarga. Dan memiliki keinginan untuk dapat bekerja bersama dengan saudara-saudara musisi dari Papua. Ini bukan kolaborasi biasa, karena hasil ini akan saya bawa ke Belanda dengan target [selanjutnya] harus bisa berada di panggung Go Internasional bersama mereka,” kata Yosina.

Asher Leusubun, satu dari tiga rapper yang melakukan kolaborasi tersebut mengatakan pihaknya berterima kasih karena Yosina telah memilih untuk berkolaborasi dengan mereka.

Asher mengungkapkan, kolaborasi lagu sudah terealisasi melalui sunting video clip dengan nuansa pasir putih pantai Anggopi, Biak Timur. Video clip tersebut, sekaligus memperkenalkan keindahan objek wisata pantai di Biak, Papua.

“Kolaborasi lagu ini menceritakan seorang sepasang kekasih yang cowoknya membuat kesalahan dan berusaha meminta maaf kepada ceweknya. Kolaborasi kami ini sekaligus memotret setiap sudut keindahan salah satu pantai di Biak Timur,” ungkapnya.

Lisa Andromeda Biduri, sang manager dari ketiga rapper asal Biak tersebut mengaku bangga karena telah mempertemukan mereka. Dia berharap agar kolaborasi itu dapat menjadi bukti bahwa anak muda asal Biak juga bisa berkompetisi dengan kualitas karya terbaik. Karena, kolaborasi itu juga dapat menjadi batu loncatan para rapper untuk bisa Go Internasional.

Baca Juga:  Pameran Kerajinan Tangan Memajukan Industri Kreatif Perempuan Kebar

Lisa membeberkan, Yosina mulai berkarir dalam dunia tarik suara sejak umur lima tahun bersama dengan ayahnya dengan mulai menyanyi lagu rohani di gereja. Lagu yang telah dikolaborasi adalah lagu berbahasa Biak dan Indonesia dengan genre Reggae dalam pekan ini.

Terkait dengan latar belakang perjalanan karir Juan Warikar adalah, Juan memulai karir dengan menyanyikan lagu rohani di gereja dan juga pemain musik di GBGP Pelangi Perjanjian Biak Papua. Jua mulai berkarir dalam dunia tarik suara pada tahun 2010 sebagai penyanyi Solo.

Lisa, sang manager Warikar grup Rapper asal Biak ini juga menjadi sponsor dari produk baju yang dia jual, yakni produk Andromeda Clothing.

Dikatakan Lisa, saat Yosina tiba di Biak, masyarakat menyambut hangat kehadiran Yosina. Masyarakat Biak bangga memiliki Yosina yang lahir di Biak dan telah mengharumkan nama Papua di dunia musik Internasional.

Saat disinggung tentang kesan pertama Yosina saat tiba di Biak, Lisa mengatakan, Yosina sangat senang bisa kembali ke Biak. “Saya selalu rindu buat kembali ke Biak, bertemu dengan nenek tersayang, om-om, tante-tante, mama tua, bapa tua, sepupu dan semua keluarga besar saya,” kata Yosina seperti ditirukan Lisa kepada media ini.

Baca Juga:  Yance Rumbino, Seniman dan Pencipta Lagu “Tanah Papua” Berpulang

Decky Roemajauw, sang ayah terkasih dari Yosina menambahkan, Yosina sebagai juara 1 the Voice Kids Nederland [Belanda] sangat bangga dengan panggilan Insos [Perempuan muda Biak] asal Biak, Papua.

“Yosina memunyai impian dan visi misi untuk terus mengangkat nama Papua di dunia internasional. Yosina juga memunyai satu kerinduan untuk bisa bekerja sama dengan pemuda-pemudi Papua yang berbakat  sebagai rapper [khusus asal Biak] Papua yang disebut sebagai Napi Biak dan juga para musisi asal Papua untuk dikenal di kanca Internasional,” bebernya.

Lanjut Decky, tujuan Yosina adalah terus bersedia menjadi motivator untuk generasi Papua menuju masa depan yang lebih baik. Karena menurut Yosina ketika kita punya kemauan atau semangat untuk mengejar impian, pasti semua akan tercapai indah pada waktu-Nya.

“Kalau Yosina bisa meraih kesuksesan, pasti sodara-sodaranya di Papua juga pasti bisa sukses, asal ada semangat. Ini yang selalau Yosina jawab saat ditanya surat kabar di Belanda,” pungkasnya.

 

Pewarta: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaFOTO: Wasterdam, Taman Teratai yang Indah di Kampung Nolokla
Artikel berikutnyaTPNPB Klaim Telah Menembak Dua Anggota TNI di Pegunungan Bintang