
TIOM, SUARAPAPUA.com — Fredi Ginia Tabuni, wakil bupati Lanny Jaya bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) beraudiensi dengan kepala Bank Indonesia perwakilan provinsi Papua yang membawahi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan, Kamis (20/3/2025) pagi.
Fredi dalam pertemuan yang berlangsung di lantai 2 ruang kerja wakil bupati Lanny Jaya, mengatakan, kehadiran pihak swasta termasuk perbankan mendukung program pemerintah daerah. Oleh karenanya, pemerintah kabupaten Lanny Jaya menjalin kerja sama dengan pihak Bank Indonesia.
“Pada hari ini kami audiensi dengan kepala perwakilan Bank Indonesia provinsi Papua yang membawahi empat provinsi untuk kita kerja sama dalam beberapa program pemberdayaan di kabupaten Lanny Jaya,” ucapnya.
Salah satu upaya yang akan dilakukan, sebut Fredi, pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
“Dengan kehadiran bapak kepala Bank Indonesia perwakilan provinsi Papua, kami bersepakat untuk kembangkan ekonomi kreatif. Kami akan mendata usaha-usaha kecil yang ada di kabupaten Lanny Jaya,” jelas Tabuni.
Rencana tersebut diakuinya sejalan dengan visi dan misi selama lima tahun kedepan yakni membangun Lanny Jaya dari kampung ke kota.
“Komitmen kami adalah bangun dari kampung ke kota sesua visi dan misi kami. Kampung-kampung ada banyak potensi yang bisa dikembangkan. Kita tahu bahwa di Lanny Jaya ini mayoritasnya petani dan mereka tetap akan berada di kebun dan kita punya potensi sumber daya alam yang Tuhan kasih begitu sangat luar biasa, maka itu kami akan fokuskan selama lima tahun kedepan, tentu juga dengan dukungan dan kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya Bank Indonesia,” tutur Fredi.
Pemerintah daerah menurutnya juga melirik sektor pariwisata sebagai salah satu fokus pengembangan selama periode 2025-2030.
“Salah satu bidang yang kami akan fokuskan adalah Lanny Jaya sebagai kota wisata di provinsi Papua Pegunungan. Ini juga sesuai visi dan misi kami, sehingga tadi sudah ada komitmen dengan Bank Indonesia agar mendukung Lanny Jaya mandiri. Memang APBD kita terbatas, tetapi kami berharap kedepan kita akan kerja sama dengan Bank Indonesia,” urainya.
Faturachman, kepala perwakilan Bank Indonesia provinsi Papua, mengatakan, dalam pertemuan dengan wakil bupati Lanny Jaya telah dibicarakan sejumlah hal penting untuk didorong pelaksanaannya di lapangan.
“Kami bicara beberapa hal penting yang bisa kita sinergikan antara Bank Indonesia dengan pemerintah kabupaten Lanny Jaya. Seperti UMKM, bagaimana kami melihat potensi Lanny Jaya yang memang sangat menjanjikan, begitupun dengan pengembangan pariwisata sudah kami catat beberapa poin,” jelasnya.
Terkait itu, pihaknya akui perlu ada kerja sama dalam rangka mendukung kinerja pemerintah daerah, termasuk digitalisasi juga diperlukan dalam rangka meningkatkan pendapatan asli kabupaten Lanny Jaya.
“Kami juga berharap agar sinergitas antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah ini bisa kita konkritkan dan membantu agar dapat mendukung dan membantu apa yang sudah dicanangkan oleh bupati dan wakil bupati Lanny Jaya,” tutur Faturachman. []