ArsipIni Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya Versi KPUD

Ini Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya Versi KPUD

Selasa 2012-08-14 10:42:30

Wens mengatakan, sesuai dengan aturan, KPU sudah melakukan penetapan berdasarkan perolehan suara yang dilakukan dalam pesta demokrasi perdana di Kabupaten Intan Jaya pada tanggal 19 Juli lalu.

"Perolehan suara saat itu adalah kandidat nomor urut 3 atas nama Natalis Tabuni dan Yan Kobogau memperoleh 23.191 suara dengan persentase 37,834% suara,” ujar Wens.

Sedangkan, lanjut Wens, empat kandidat lainnya, pasangan nomor urut 1 atas nama Hirenius Sondegau dan Yesaya Bagau memperoleh 6.780 suara, dengan persentase 11,061 %.

Kemudian pasangan nomor urut 2, atas nama Maximus Zonggonau dan Simon Widigipa, memperoleh 6.979 suara dengan persentase 11,380%.

Dan pasangan nomor urut 4, atas nama  Bartol Mirip dan Salo Holombau, memperoleh 8.218 suara dengan persentase 13,407%.

Sedangkan, pasangan nomor urut 5, atas nama Yakub Pujau dan Yulius Japugau memperoleh 16.131 suara dengan persentase 26,316%.

"Berdasarkan hasil ini, kami KPU tetapkan pasangan calon kandidat nomor urut 3 sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Intan Jaya periode 2012-2017 karena memiliki suara terbanyak," ujar Wens.

Wens menambahkan, saat ini KPU sedang menunggu surat protes atau keberatan dari keempat kandidat yang merasa tidak puas atas perohlehan suara maupun dari hasil rekapitulasi tersebut.

Intan Jaya adalah salah satu Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Paniai. Ia dimekarkan sejak tahun 2008 bersama dengan Kabupaten Deiyai.

ARNOLD BELAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

PNG Rentan Terhadap Peningkatan Pesat Kejahatan Transnasional

0
“Karena lokasinya, PNG berfungsi sebagai titik transit penyelundupan senjata api, obat-obatan terlarang, perdagangan satwa liar, pembajakan laut, dan kejahatan transnasional lainnya melintasi perbatasan. Negara ini mempunyai resiko tinggi terhadap pergerakan orang dan barang yang tidak terkendali melalui darat dan laut, karena perbatasannya sebagian besar terbuka,” beber peneliti Julian Melpa.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.