ArsipKepala Distrik Paniai Timur Ajak Anak-Anak Aibon Bikin Aksi

Kepala Distrik Paniai Timur Ajak Anak-Anak Aibon Bikin Aksi

Kamis 2015-03-12 19:33:47

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Kepala Distrik Paniai Timur, Pius Gobai, menghimbau para pemuda dan pemudi serta masyarakat yang ada di wilayah kerjanya untuk datang menghadiri rapat guna mendaftarkan diri sebelum melakukan aksi damai besar-besaran yang bertemakan “Aksi Peduli Pembangunan Anak-Anak Aibon”.

Dalam surat undangan yang sudah diedarkan ke masyarakat oleh Kepala Distrik Paniai Timur, pertemuan tersebut akan diadakan hari Jumat (13/3/2015) jam 09.00 pagi, di Gedung Serba Guna Uwata Wogi Yogi, Enarotali.

 

Terkait surat undangan tersebut, Kepala Distrik Paniai Timur saat dikonfirmasi suarapapua.com, melalui telepon selulernya pagi ini, membenarkan jika pihaknya telah menerbitkan surat undangan dan disebarkan kepada seluruh warga setempat.

 

“Benar, undangan itu saya yang buat dan kemarin sore sudah perintahkan supaya suratnya segera dibagikan ke semua orang,” jawab Pius.

 

Ia menjelaskan, sebelum melakukan aksi, nama pesertanya akan didatakan terlebih dahulu. “Sebelum aksi, kami akan mengambil semua nama dari para peserta. Langkah ini kami lakukan supaya mereka yang diambil namanya itu akan menjadi tanggung jawab kami jika nanti terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.

 

Pius Gobai menyebutkan dua tujuan dari aksi tersebut. Pertama, supaya anak-anak yang hidupnya sembarang dan tidak terarah mendapatkan sedikit perhatian dari pemerintahan daerah. Kedua, supaya pembangunan di kabupaten Paniai dapat berjalan dengan baik dan merata dalam segala aspek yang ada.

 

“Saya mau supaya anak-anak kita yang selalu habiskan waktu dengan hal-hal yang tidak benar dapat sedikit perhatian dari Pemda Paniai. Lalu yang kedua, pembangunan di kabupaten ini terutama di distrik yang saya pimpin ini supaya berjalan baik dan merata,” jelas Gobai.

 

Untuk itu, para pemuda dan masyarakat umumnya diminta berpartisipasi karena aksi ini dianggap sangat penting demi kemajuan Kabupaten Paniai. “Seluruh lapisan masyarakat yang peduli dapat bergabung. Kalau merasa peduli, jangan hanya jadi penonton.”

 

Kepala Distrik Paniai Timur menegaskan, tidak ada larangan bagi warga Negara Indonesia menyampaikan pendapat di muka umum, dalam bentuk aksi demonstrasi. Yang penting, aksinya terkoordinir dan berjalan baik.

 

“Memang belakangan ini orang bicara bahwa tidak boleh ada demo di Paniai karena sudah diinstruksikan oleh Bupati, itu sebenarnya tipu saja. Tidak pernah ada larangan. Makanya, kami data orang yang nanti turun demo, supaya terkoordinir,” ujar Pius Gobai.

 

Rencana aksi tersebut, menurut dia, sudah ada ijin dari pihak keamanan dan bersedia mengawal jalannya aksi. “Surat ijinnya sudah saya masukan ke kantor Polres Paniai, dan kami diijinkan bahkan kepolisian bersedia melayani. Jadi, masyarakat jangan takut untuk bergabung,” imbuhnya.

 

Editor: Mary

 

STEVANUS YOGI

Terkini

Populer Minggu Ini:

Marga Moifilit dan Kalapain di Salteng Raja Ampat Tolak PT PKA

0
“Perusahaan akan menyebabkan hilangnya tutupan hutan dan keanekaragaman hayati di wilayah adat milik kami yang menyimpan habitat, jenis tumbuhan obat-obatan tradisional, rumah bagi jenis burung, mamalia dan reptilia, serta sumber kehidupan bagi kami masyarakat adat,” ujar Obaja Moifilit.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.