ArsipGubernur Papua Ancam Usir Freeport Jika Tetap Bangun Smelter di Gresik

Gubernur Papua Ancam Usir Freeport Jika Tetap Bangun Smelter di Gresik

Jumat 2015-01-30 22:17:15

JAKARTA, SUARAPAPUA.com — Gubernur Papua, Lukas Enembe menegaskan, akan segera mengusir PT Freeport Indonesia keluar dari tanah Papua jika tetap ngotot membangun smelter di Gresik, Jawa Timur.

Menurut Gubernur, seluruh masyarakat dan elemen sipil Papua akan bersatu menolak rencana PT Freeport dan pemerintah membangun smelter di luar Papua.

 

Pernyataan Gubernur Papua itu disampaikan kepada wartawan, setelah bertemu Jokowi Presiden di kantor Kepresidenan, Istana Negara, Kamis (29/1/2015) malam, seperti ditulis Kompas.com. (Baca: Ini Komentar Tokoh Adat Papua Terkait Perpanjangan Izin Kontrak Freeport Indonesia)

 

Lukas mengatakan, Papua tidak akan maju jika semua industri berada di luar Papua. Rakyat Papua akan terus hidup dalam kemiskinan dan kebodohan. (Baca: Menggagas Wilayah Pertambangan Rakyat di Areal PT FI)

 

“Papua bagian dari NKRI. Saya didampingi oleh para bupati pemilik tanah, pemilk wilayah, pemilik tambang sepakat menolak,” kata Gubernur Enembe. (Baca: Diguyur Rp 1,6 Milyar, Pemerintah Batal Izinkan Ekspor PT Freeport Indonesia)

 

Masalah lahan, kata Enembe, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Sementara untuk tenaga listrik menjadi tanggung jawab PT Freeport. (Baca: Diguyur Rp 1,6 Milyar, Pemerintah Batal Izinkan Ekspor PT Freeport Indonesia)

 

Papua punya potensi air Sungai Urumuka untuk membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 600 mega watt. (Baca: DAD Paniai: PT Freeport Harus Libatkan Masyarakat Adat Pemilik Hak Ulayat).

 

“Tugas pemerintah Papua sudah dilakukan membuat jalan sampai ke lokasi air terjun terbesar di Papua. Kalau Freeport tidak mau bangun smelter di Papua, keluar saja dari Papua,” ujar Gubernur.

 

Menanggapi pernyataan Gubernur Papua, M Sudirman Said Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral menjelaskan, masalah smelter nantinya akan dibahas antara Kementerian ESDM dan PT Freeport.

 

Wakil Presiden Jusuf Kalla, mengatakan, ia sudah memberikan arahan dan smelter diharapkan dibangun di Papua meskipun ada rencana akan dibangun di Gresik. (Baca: Gubernur Papua Ancam Usir Freeport Jika Tetap Bangun Smelter di Gresik).

 

“Sekarang sedang dipelajari kesiapan infrastruktur Papua untuk mendukung pembangunan smelter itu,” katanya. (Baca: Menggagas Wilayah Pertambangan Rakyat di Areal PT FI)

 

Editor: Oktovianus Pogau

 

STEFANUS YOGI

Terkini

Populer Minggu Ini:

Adakah Ruang Ekonomi Rakyat Dalam Keputusan Politik?

0
Kekosongan tugas yang menyolok di mata itu harus menjadi tanggung jawab prioritas yang mesti diemban para calon pemimpin yang tengah bergulat merebut kursi parlemen. Dalam urusan dan keputusan-keputusan politik kedepan di masing-masing provinsi dan kabupaten diharapkan sudah bisa menyediakan instrumen kebijakan dan peraturan yang lebih mengutamakan dan menyelamatkan rakyat Papua yang berkutat dengan kegiatan ekonomi kerakyatan di Tanah Papua.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.