ArsipMantan Wakil Kepala BIN Jadi Bos Baru Freeport Indonesia

Mantan Wakil Kepala BIN Jadi Bos Baru Freeport Indonesia

Rabu 2015-01-07 21:48:00

JAKARTA, SUARAPAPUA.com — PT Freeport Indonesia dikabarkan menunjuk mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Maroef Sjamsoeddin, sebagai presiden direktur yang baru menggantikan Rozik B. Soetjipto yang akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat.

Seperti ditulis VIVAnews, Rabu 7 Januari 2015, Rozik bergabung dan menjadi Presiden Direktur perusahaan tambang emas milik Amerika Serikat tersebut pada Januari 2012 lalu.

 

Dia mengungkapkan, rasa bangganya terhadap capaian Freeport Indonesia selama dinahkodainya.

 

"Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Maroef, dan berharap beliau beserta seluruh jajaran tim manajemen Freeport Indonesia dapat meraih kesuksesan di masa yang akan datang," ujar Rozik, kepada Viva News.

 

Sementara itu, Presiden Direktur Freeport Indonesia yang baru, Maroef Sjamsoeddin, menegaskan kesiapannya menjalankan tugas sebagai Presiden Direktur Freeport Indonesia.

 

Maroef bergabung di Freeport Indonesia, setelah menyelesaikan karir panjangnya di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia.

 

Purnawirawan Marsekal Muda TNI Angkatan Udara Republik Indonesia ini juga sempat menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) selama periode 2011-2014.

 

Dari sisi pendidikan, saat ini ia telah memperoleh gelar Master of Business Administration dari Jakarta Institute Management Studies.

 

Lebih lanjut, Maroef mengatakan, saat memimpin salah satu perusahaan tambang emas terbesar di Indonesia itu, dia akan memprioritaskan pengembangan tambang baru di Papua.

 

"Ini merupakan saat yang paling menarik bagi Freeport Indonesia yang akan mengembangkan tambang baru di Papua," ujarnya.

 

Dia menegaskan, tujuan akhir dari prioritas tersebut tidak lain, agar dapat memberikan berbagai macam manfaat bagi karyawan dan masyarakat setempat.

 

"Serta pemerintah Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan sepanjang beberapa dekade yang akan datang," kata Maroef.

 

OKTOVIANUS POGAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

Warga Vanuatu Minta Perlakuan Adil Saat Dirawat di VCH

0
“Oleh karena itu, pemerintah harus memperhatikan keadaan anak ini terlepas dari pulau asal atau provinsi tempat tinggalnya,” kata Anne Pakoa, aktivis Hak Asasi Manusia.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.