ArsipPertandingan Volly dan Futsal Sambut HUT ke-7 KNPB

Pertandingan Volly dan Futsal Sambut HUT ke-7 KNPB

Kamis 2015-10-29 13:28:34

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pada tanggal 19 November 2015 mendatang, digelar berbagai kegiatan perlombaan, seperti Futsal dan Bola Volly.

Warpo Wetipo, ketua panitia, menjelaskan, kegiatan pertandingan bola Volly dimulai sejak Kamis (29/10/2015), sedangkan Futsal akan mulai Senin (3/11/2015).

“Selama kegiatan ini kami harap agar harus jaga keamanan dan kenyaman dari masing-masing tim yang akan bertanding,” katanya.

Tujuan dari kegiatan ini, kata dia, untuk mempersatukan tali kebersamaan diantara semua anak bangsa Papua,” tegas Warpo.

Sementara itu, Ketua Umum KNPB Pusat, Viktor F. Yeimo, dalam sambutannya, menyampaikan harapan sama, bahwa melalui perlomban ini semangat persatuan tetap terjaga sekaligus merajut tali persaudaraan dari ancaman perpecahan di antara semua anak West Papua.

“Harapan kami agar terjalin kembali kebersamaan, baik dalam asrama-asrama, juga antar mahasiswa itu sendiri,” ujarnya.

Yeimo juga menyarankan kepada pihak panitia untuk dapat mengatur keamanan dan kenyaman selama kegiatan berlangsung hingga pada pelaksaan HUT KNPB.

Dalam pertandingan yang diikuti 37 tim Volly dan 20 tim Futsal itu, KNPB mengusung tema utama: “Persatuan untuk Pembebasan”, sementara sub tema: “Melalui HUT KNPB yang ke-7 kita melawan penipuan kolonialisme dan membangun persahabatan sesama anak negeri.”

Editor: Mary

DELPIERO GOBAI

Terkini

Populer Minggu Ini:

KPU Lanny Jaya Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara

0
“Kami harap kepada 39 distrik yang belum pleno di masing-masing distrik, secepatnya diselesaikan untuk selanjutnya bawa hasilnya ke KPU. Ada satu distrik yang sudah kumpul. Kalau batas waktu lewat, pasti KPU dan Bawaslu bersama keamanan akan turun jemput langsung,” ujar Aminastri Kogoya, ketua KPU kabupaten Lanny Jaya.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.