ArsipYason Ngelia Ikut Ditangkap, Pengacara HAM: Dua Anggota KNPB Tidak Diketahui Keberadaannya

Yason Ngelia Ikut Ditangkap, Pengacara HAM: Dua Anggota KNPB Tidak Diketahui Keberadaannya

Jumat 2014-08-15 19:32:45

PAPUAN, Jayapura — Koordinator Umum Gerakan Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat Papua Barat (GempaR), Yason Ngelia, ternyata ikut ditangkap aparat Kepolisian Resort Kota (Polresta) Jayapura, saat pimpin aksi demo di halaman Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura, Papua, siang tadi.

Penasehat hukum dari Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Penegakan Hukum dan HAM, Olga Hamadi, kepada suarapapua.com menjelaskan, aktivis GempaR yang ditahan berjumlah tujuh orang, dan kini sedang berada di Polresta Jayapura.

 

“Saya baru lihat mereka di Polresta, ada tujuh orang yang ditangkap, nama-nama mereka adalah Benny Hisage, Yason Ngelia, Klaos Pepuho, Gerson Rumbrapuk, Markus Dumupa, Abraham Demeitou, dan Yulianus Dumupa,” kata Olga.

 

Menurut Olga, ketujuh aktivis GempaR ini sedang ditahan dalam ruangan khusus, sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari penyidik.

 

“Saat ditangkap mereka punya barang-barang seperti Handphone, dan uang ikut disita. Kita tunggu saja status mereka besok pagi, apakah akan dijadikan tersangka atau dibebaskan,” ujar Olga.

 

Sementara itu, terkait penangkapan dua aktivis perempuan yang diketahui sebagai aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB), menurut Olga, ia tidak menemukan perempuan yang ditahan di dalam ruangan tempat para aktivis GempaR ditahan.

 

“Mungkin dua aktivis perempuan itu di ruangan lain, tapi saya tidak lihat ada perempuan yang ditahan. Atau bisa jadi mereka ditahan di Polsek Abe,” katanya.

 

Sebelumnya, seperti ditulis media ini, aparat kepolisian yang dipimpin Kapolresta Jayapura AKBP Alfred Papare, S.Ik, dan Wakapolresta Jayapura AKP Kiki Kurnia, berhasil membubarkan aksi demo damai yang digelar GempaR di halaman kampus Uncen. (Baca: Polisi Bubarkan Aksi GempaR, Empat Mahasiswa dan Dua Anggota KNPB Ditangkap).

 

Aparat juga diketahui melakukan intimidasi terhadap beberapa wartawan asli Papua, salah satunya Aprilia Wayar, wartawan tabloidjubi.com, saat sedang mengambil foto aksi penangkapan mahasiswa. (Baca: Polisi Intimidasi Wartawan Saat Liput Demo di Kampus Uncen).

 

Untuk melihat foto-foto: Polisi Tangkap Empat Aktivis GempaR dan Dua Anggota KNPB.

 

OKTOVIANUS POGAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

Dua Hari GCC, PM Rabuka: Jadilah Pemimpin Adat Bagi Semua Warga...

0
“Hari ini kita mengingat kembali fondasi yang menjadi dasar kita membangun GCC. Kita mengingat para pemimpin kita yang dengan gagah berani berjuang untuk menjaga posisinya,” kata Sitiveni Rabuka, dilansir fijitimes.com.fj.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.