ArsipWalikota Jayapura Himbau Gereja Harus Bersatu!

Walikota Jayapura Himbau Gereja Harus Bersatu!

Kamis 2012-11-08 15:52:45

PAPUAN,Jayapura—Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano menghimbau kepada semua dedominasi gereja, para pimpinan gereja, serta seluruh umat Tuhan yang tersebar di seluruh tanah Papua, terutama kota Jayapura agar dapat bersatu.

Hal tersebut disampaikan dalam sambuatnnya pada acara Kebaktian dan Kebangunan Rohani (KKR), yang dilakukan oleh Pdt. Gilbert Lumendong, Rabu (7/11) di lapangan Trikora, Abepura, Papua.

 

Dikatakan, seluruh umat Tuhan, baik dari dedominasi gereja Kristen Protestan maupun dari gereja Katholik agar bersatu dan membangun hubungan yang baik dengan Tuhan.

“Suatu reformasi yang besar-besaran akan terjadi di tanah Papua jika semua orang hidup sesuai kehendak dan perintah Tuhan, dan menjalani hidupnya sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing,” kata pria berdarah Enggros Tobati ini.

Mano juga mengajak agar semua umat Tuhan di Jayapura untuk memaknai arti KKR yang sesuguhnya, serta taat dan patuh pada injil kristus yang sering di renungkan dan dibaca oleh umat beragama.

“Saya masih menjumpai banyak orang mabuk yang berkeliaran sana-sini di sepanjang kota Jayapura, dan masih banyak hal lain yang jika difikir bertentangan dengan ajaran agama kita masing-masing,” ujarnya di hadapan ribuan peserta KKR.

Dikatakan oleh Mano, sesuai dengan visi dan misi kota Jayapura sebagai kota beriman, semua pihak harus bersatu dan terus mengamalkan ajaran agama agar visi dan misi tersebut dapat tercapai.

“Saya menantang kita semua untuk memaknai hal ini. Sebab agama tidak pernah menjamin keselamatan bagi seseorang, tetapi agama mengajarkan keselamatan itu karena tujuan terakhir dari kehidupan ini adalah surga atau neraka,” tuturnya.

Walikota yang sangat akrab dengan warga kota Jayapura ini juga menghimbau agar dalam pemberitaan firman Tuhan, semua gereja dapat bersastu padu dan saling mendukung dalam berbagai pelayanan yang ada.

ARNOLD BELAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.