ArsipUcapan Selamat Untuk Presiden Jokowi-JK Dari Papua Barat

Ucapan Selamat Untuk Presiden Jokowi-JK Dari Papua Barat

Selasa 2014-10-21 00:07:15

MANOKWARI, SUARAPAPUA.com — Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, sebagai salah satu lembaga advokasi Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua Barat, tidak lupa berikan ucapan selamat kepada Jokowi-JK, yang telah dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, siang tadi.

Direktur LP3BH, Yan CH Warinussy mengatakan, Jokowi dan JK diharapkan dapat memimpin segenap upaya dan gerakan bersama dengan rakyat Papua untuk mengakhiri secara damai konflik sosial-politik yang sudah berlangsung lebih dari 50 tahun.

 

“Konflik-konflik tersebut akibat perbedaan pandangan politik mengenai sejarah integrasi Tanah Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena itu perlu dibicarakan,” kata Warinussy, dalam siaran pers yang dikirim kepada redaksi suarapapua.com, Senin (20/10/2014).

 

“Kami menyaksikan secara langsung peralihan kekuasaan dengan damai, kiranya dapat mengilhami bapak Presiden dan Wakil Presiden yang terhormat untuk memulai langkah-langkah progresifnya dalam membangun perdamaian di Tanah Papua,” ujarnya.

 

Penyelesaiaan persoalan Papua secara damai, menurut Warinussy, sejalan dengan aspirasi luhur rakyat Papua untuk membangun Papua Tanah Damai, dengan segera mengakhiri konflik sosial-politik yang telah membawa dampak sangat buruk.

 

“Selalu terjadi pelanggaran hak asasi manusia, dan sudah berlangsung hampir 50 tahun, karena itu perlu dicarikan solusi bersama,” tegasnya.

 

Dikatakan, LP3BH mewakil rakyat Papua Barat tidak lupa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan Budiono yang sudah memimpin bangsa Indonesia selama lima tahun terakhir.

 

“Kedua pemimpin ini mampu meletakan dasar yang kokoh bagi perkembangan demokrasi di Indonesia,” tegasnya lagi.

 

Ia mengatakan, LP3BH akan terus memantau perkembangan penyelenggaraan pemerintahan negara di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK.

 

“Khususnya dalam konteks kenyataan akan adanya kemauan politik yang sungguh dalam menyelesaikan konflik di Tanah Papua secara damai, transparan dan menghormati hak asasi manusia.”

 

“Hal itu akan sangat nampak dimulai dari saat Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-JK mengumumkan susunan anggota kabinetnya dalam waktu dekat ini,” ujar salah satu pengacara senior ini.

 

OKTOVIANUS POGAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

UU Otsus Kembali Digugat, Apakah MK Memihak Pada OAP?

0
“Pasal-pasal ini berpotensi menghilangkan hak konstitusional Orang Asli Papua untuk dapat mengisi jabatan eksekutif dan legislatif di tanah Papua dan menjalankan pemerintahannya sendiri,” tegas Yanto dalam pernyataannya yang terima suarapapua.com (16/7/2024).

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.