Puluhan Jurnalis di Manokwari Divaksinasi, Ternyata Aman

0
938

MANOKWARI, SUARAPAPUA.com — Karena dianggap aman, 47 wartawan di Manokwari, Papua Barat, Kamis (4/3/2021) mengikuti penyuntikan vaksin Sinovac tahap dua setelah pada tahap pertama ditujukan bagi para pejabat teras dan tenaga medis.

Vaksinasi yang dilaksanakan Dinas Kesehatan provinsi Papua Barat bekerjasama dengan Kantor Karantina Pelabuhan (KKP) kelas III Manokwari sebagai penyedia fasilitas penyuntikan vaksin untuk publik itu berlangsung lancar.

“Dari 47 orang yang terdaftar yang ikut serta hanya 43 orang. Seminggu kemudian, empat diantaranya diarahkan kembali karena ada yang asma, darah tinggi, dan sebagainya,” kata Agung Ardiyanto, ketua KKP Manokwari, melalui stafnya usai vaksinasi bagi wartawan di Manokwari, Kamis (4/3/2021).

Para jurnalis itu berasal dari berbagai media massa, baik cetak, online, maupun media elektronik yang berbasis di Kota Injil.

Baca Juga:  Berlangsung Mulus Tanpa Masalah, KPU Maybrat Diapresiasi

Menurutnya, wartawan yang sudah ikut vaksin pertama akan disuntik lagi 14 hari kemudian, tepatnya 18 Maret 2021.

ads

“Vaksin ini aman. Kami berharap, jurnalis tetap menjaga kesehatan dan mematuhi aturan kesehatan karena kekebalan tubuh bertambah setelah 28 hari,” imbuhnya.

Key Tokan Abdul Asis, ketua dewan kehormatan Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat, mengatakan, para pekerja pers rentan tertular Covid-19, sehingga memang membutuhkan vaksinasi agar terhindar dari kemungkinan penularannya.

“Profesi kita selalu ketemu banyak orang tiap saat. Kita memiliki potensi besar untuk terpapar Covid-19, karena itu memperkuat diri melalui vaksinasi jauh lebih baik,” kata Tokan.

Dengan vaksinasi ia optimis mendukung pekerjaan jurnalistik.

Baca Juga:  MRP dan DPRP Fraksi Otsus se-Tanah Papua Minta Jokowi Terbitkan Perppu Hak Politik OAP

“Ya, ini juga sekaligus kita sehat agar tetap menulis berita dengan nyaman,” ucapnya sembari mengajak wartawan mendukung komitmen untuk melawan hoax yang gencar beredar di dunia maya.

Senada, Bustam, ketua PWI Papua Barat, mengajak para wartawan mendukung program pemerintah mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan mendapat vaksinasi.

Ia sendiri telah divaksin pada tahap kedua hari pertama bersama para pejabat teras di provinsi Papua Barat, antara lain Gubernur, Kapolda, Bupati Manokwari, Wakil Ketua DPRD Papua Barat, 3 Maret 2021 lalu.

“Memang penting bagi kita untuk ikut vaksinasi karena kita belum tahu kapan pandemi Covid-19 ini akan berakhir. Upaya memperkuat imunitas atau kekebalan tubuh sangat penting. Dan, saya tidak merasakan gejala tertentu,” kata Bustam.

Baca Juga:  12 Parpol Desak DKPP Periksa Komisioner KPU Raja Ampat

Jurnalis menurutnya diharapkan memberi contoh yang baik bagi masyarakat luas. Selain melalui pemberitaan yang rutin diwartakan selama ini, juga dibuktikan langsung dengan bersedia mendapat vaksin Sinovac.

Terpisah, Otto Parorongan, kepala dinas Kesehatan provinsi Papua Barat, menegaskan, vaksin ini dinyatakan aman bagi tubuh manusia karena telah diuji klinis oleh BPOM RI. Sehingga, tak perlu ada rasa khawatir untuk mendapat layanan dari petugas medis.

“Para pejabat tinggi, tenaga kesehatan, dan wartawan sebagai pekerja publik, diutamakan. Setelah ini semua, nanti vaksinasi berikutnya itu para ASN. Kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Jakarta (Kementerian Kesehatan),” kata Otto.

Pewarta: Charles Maniani
Editor: Markus You

Artikel sebelumnyaPersipura Pastikan Tidak Ikut Piala Menpora 2021
Artikel berikutnyaMahasiswa Bakwime Lanny Jaya Tolak Pemekaran DOB dan Otsus