Victor Yeimo: 22 Anggota KNPB Tewas Sepanjang Tahun 2012

Victor F Yeimo, Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (Foto: Ist)

Victor F Yeimo, Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat (Foto: Ist)

PAPUAN, Jayapura — Sepanjang tahun 2012, aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang tewas dibunuh aparat keamanan Indonesia berjumlah 22 orang, sedangkan 55 orang mendekam diterali besi, dan beberapa diantarnya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dari pihak Polda Papua.

Keterangan tersebut disampaikan Ketua Umum KNPB, Victor F Yeimo, ketika dihubungi suarapapua.com melalui sambungan telepon selulernya, Kamis (03/01/2012) siang tadi.

Yeimo memprediksi, di tahun 2013 mendatang pembunuhan dan penangkapan terhadap aktivis KNPB masih akan terus dilancarkan Polda Papua dengan memakai Undang-Undang terorisme.

“Kami akan tetap berjuang untuk menuntut kedaulatan bangsa Papua Barat, kami akan terus melawan pola moderen yang dipakai pemerintah Indonesia untuk menjajah kami,” kata Yeimo.

Yeimo juga menegaskan, dirinya bersama anggota KNPB serta masyarakat Papua akan terus berjuang dengan hati, pikiran, dan tindakan demi membebaskan bangsa Papua dari penjajahan pemerintah Indonesia.

Dorus Wakum, salah satu aktivis hak asasi manusia di Jakarta menilai tindakan brutal aparat TNI/Polri yang menembak mati puluhan aktivis KNPB di tahun 2012 perlu mendapat perhatian serius dari komunitas interanasional.

“KNPB berjuang untuk menegakan harkat dan martabat orang asli Papua, kenapa aparat keamanan harus menuduh mereka sebagai kelompok pengacau dengan membunuh mereka, aparat harus bertanggung jawab terhadap perbuatan tak terpuji itu,” ujar Dorus kepada media ini.

Dorus juga berpesan kepada seluruh aktivis KNPB di seluruh tanah Papua, dan rakyat Papua Barat untuk tidak mundur dari garis perjuangan, dan terus berjuang dan bekerja demi kemanusiaan dan martabat orang asli Papua.

Seperti ditulis media ini sebelumnya, salah satu anggota KNPB yang tewas di tembak mati untuk terakhir kalinya oleh aparat TNI/Polri, di akhir tahun 2012 adalah Hubert Mabel, (baca: Aparat TNI/Polri Menembak Mati Aktivis KNPB di Wamena)

Walau Polda Papua menuding KNPB sebagai organisasi pengacau keamanan, teroris, dan tuduhan-tuduhan tidak benar lainnya, namun perjuangan mereka untuk membebaskan Papua dari penjajahan Indonesia masih terus dilangsungkan.

OKTOVIANUS POGAU

Shortlink:

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>