ArsipPemda Pegubin Diminta Perhatikan Biaya Studi Mahasiswa Se-Jawa dan Bali

Pemda Pegubin Diminta Perhatikan Biaya Studi Mahasiswa Se-Jawa dan Bali

Sabtu 2014-12-20 20:18:00

YOGYAKARTA, SUARAPAPUA.com — Mahasiswa Pegunungan Bintang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pembangunan Kabupaten Pegunungan Bintang (FKPKPB), mendesak Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang agar segera memperhatikan biaya pendidikan mahasiswa yang studi di Jawa dan Bali.

Koordinator Umum FKPKPB se-Jawa dan Bali, Fransiskus Kasipmabin, meminta keseriusan pemerintah dalam membiayai pendidikan mahasiswa yang ada di Jawa dan Bali.

 

“200 mahasiswa yang sedang belajar di pulau Jawa dan Bali sampai saat ini tidak fokus kuliah karena mengingat biaya yang sampai saat ini masih belum dikirimkan,” kata Kasipmabin, saat gelar jumpa pers di Asrama Papua Kamasan 1 Yogyakarta, Sabtu (20/12/2014) pagi tadi.

 

Dikatakan, ada lima mahasiswa di kota study Salatiga yang tidak mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) karena kendala pembayaran biaya ujian.

 

“Kami juga meminta Pemerintah Pegunungan Bintang untuk segera mengirim mahasiswa angkatan kelima yang tahun kemarin tidak dikirim ke Universitas Sanata Dharma,” ujar Frans.

 

Pihaknya juga meminta Bupati Pegunungan Bintang untuk segera menandatangani Peraturan Daerah (Perda) mengenai dana pendidikan bagi mahasiswa yang sedang mengenyam studi di seluruh Indonesia.

 

Pembina sekaligus senioritas FKPKPB se-Jawa dan Bali, Kristianus Hiktaop menilai pemerintah daerah tidak serius menangani masalah biaya studi bagi mahasiswa Pegunungan Bintang di seluruh pulau Jawa dan Bali.

 

“Kami mengkritisi pemerintah soal kebijakan pendidikan bagi mahasiswa, dalam hal pembiayaan yang sampai saat ini macet, tidak tahu alasannya apa sampai bisa terjadi seperti ini,” katanya.

 

“Kami menyoroti pemerintah untuk segera memperhatikan biaya pendidikan, biaya hidup, serta biaya tempat tinggal,” ujarnya.

 

Kasipmabin menambahkan, jika dalam semester gasal ini pemerintah tidak merespon tuntutan mahasiswa, maka telah disepakati bahwa semua serentak pulang ke Papua.

 

“Kami telah sepakat untuk pulang dan melakukan demo besar-besaran, kami minta aspirasi kami segera dijawab,” tegasnya.

 

Baca juga tuntutannya: Ini Tuntutan Mahasiswa Pegubin Terkait Biaya Studi

 

Editor: Oktovianus Pogau

 

MIKAEL KUDIAI

Terkini

Populer Minggu Ini:

Rapat Pleno Terbuka Tingkat Kabupaten Tambrauw Masih Berlanjut

0
“Waktu plenonya sangat singkat, sehingga butuh kerja sama dari semua pihak agar proses ini berjalan dengan lancar dan aman hingga selesai,” kata Andreas Daniel Kambu, ketua KPU provinsi Papua Barat Daya.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.