ArsipDPRD Jayawijaya Dilantik, Pater John: Harus Perhatikan Tiga Tugas Pokok Dewan

DPRD Jayawijaya Dilantik, Pater John: Harus Perhatikan Tiga Tugas Pokok Dewan

Selasa 2015-01-20 14:50:30

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Jayawijaya periode 2014-2019 yang dilantik hari ini, Selasa (20/1/2015), diharapkan dapat menjalankan tiga tugas pokok dewan, yaitu Legislasi, Anggaran dan Pengawasan.

“Mereka (Anggota Dewan) harus perhatikan tiga tugas pokok dewan, yaitu Legislasi, Anggaran dan Pengawasan. Tetapi juga yang paling penting, perhatikan Peraturan Daerah (Perda) yang benar-benar mengarah kepada perlindungan hak-hak masyarakat,” tegas Pater John Djonga melalui telepon seluler kepada suarapapua.com, sore tadi.

 

Pater John juga berharap, anggota dewan baru tidak seperti periode 2009-2014 yang terkesan abaikan tiga fungsi DPRD, dan faktanya tidak menjalankan tugas dengan baik.

 

“Saya harap, anggota dewan baru ini tidak seperti anggota dewan periode sebelumnya yang tidak bisa jalankan tiga tugas pokoknya,” ujar Pater John.

 

Senada dikemukakan Bupati Kabupaten Jayawijaya, John Wempi Wetipo dalam sambutannya.

 

Menurut Bupati, 30 orang anggota DPRD yang baru dilantik harus tegakan tiga fungsi utama dewan demi kepentingan rakyat dan pembangunan di daerah.

 

DPRD juga diharapkan selalu bertanya kepada rakyat sebelum konsultasi publik bersama para ahli demi kepentingan pembangunan rakyat di daerah.

 

“Jangan lebih banyak mengambil kepentingan sendiri, tetapi lebih baik melihat dari kepentingan umum bagi bangsa dan negara,” ujar Wetipo.

 

Bupati mengingatkan kepada DPRD yang dilantik hari ini dapat menuntaskan persoalan-persoalan kedaulatan politik bangsa, realisasikan kemandirian ekonomi dan memperhatikan budaya berdasarkan kearifan lokal untuk menunjukan sebagai bangsa Indonesia.

 

“Sebagai anggota dewan yang dipilih langsung oleh rakyat, maka diharapkan untuk memperhatikan rakyat dengan seksama berdasarkan nilai-nilai budaya yang ada. Dan semua kebijakan dewan harus diambil demi kepentingan rakyat,” tandasnya.

 

Dikatakan, tantangan besar saat ini adalah bagaimana dewan menangkis isu-isu negatif pada masa demokrasi ini, terutama lembaga DPRD yang masih menduduki urutan 3 lembaga terkorup di Indonesai setelah Polri dan Pengadilan.

 

“Saya ajak anggota dewan baru untuk sama-sama memperbaiki citra dan nama baik lembaga (DPR). Selain itu, saya berharap dewan yang baru memberikan harapan baru bagi daerah dan rakyat yang kita cintai ini demi perubahan ke arah yang baik,” ungkapnya.

 

Anggota dewan baru mengambil sumpah jabatan dihadapan Ketua Pengadilan Negeri Wamena di aula kantor DPRD Jayawijaya.

 

Pengambilan sumpah dan janji itu dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH yang dibacakan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Jayawijaya, Toni Mayor, S.Pd, MM.

 

Jalannya sidang paripurna pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota dewan periode 2014-2019 dikawal ketat oleh aparat keamanan dari Polres Jayawijaya, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab sebelumnya, ada isu aksi protes dari sejumlah Caleg yang gagal pada Pemilu Legislatif 2014.

 

Editor: Mary

 

ELISA SEKENYAP

Terkini

Populer Minggu Ini:

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.