PasifikLima Orang Memperebutkan Posisi Sekjen Forum Kepulauan Pasifik

Lima Orang Memperebutkan Posisi Sekjen Forum Kepulauan Pasifik

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Dilaporkan, sebanyak lima pesaing yang memperebutkan posisi sekretaris jenderal Forum Kepulauan Pasifik (PIF).

Dame Meg Taylor menyelesaikan masa jabatan tiga tahun keduanya pada bulan Januari 2020.

Majalah Islands Business melaporkan lima pesaing tersebut diantaranya pensiunan Perdana Menteri Kepulauan Cook, Henry Puna; Duta Besar AS Kepulauan Marshall, Gerald Zackios; dan mantan kepala Komunitas Pasifik, Dr. Jimmie Rodgers dari Kepulauan Solomon.

Baca Juga:  Mantan PM Fiji Frank Bainimarama Dipenjara

Dua pesaing lainnya adalah mantan Menteri Luar Negeri Fiji, Ratu Inoke Kubuabola; dan kepala bagian Gender Persemakmuran, Tongan Amelia Kinahoi Siamomua.

Tuvalu, yang merupakan Ketua Forum, menyarankan agar pemilihan direktur jenderal yang baru ditunda hingga tahun depan, tetapi majalah tersebut mengatakan tampaknya hanya ada sedikit dukungan untuk penundaan rencana tersebut.

Baca Juga:  Pasukan Keamanan Prancis di Nouméa Menjelang Dua Aksi yang Berlawanan

Sementara itu, koordinator Jaringan Pasifik untuk Globalisasi, Maureen Penjueli, mengatakan dengan Vanuatu yang menunda kepemimpinan Forum selama setahun, Dame Meg pergi dan wakilnya, Cristelle Pratt, berangkat ke Sekretariat Kelompok Afrika, Karibia dan Pasifik, kawasan itu menghadapi kekosongan kepemimpinan.

Presiden Palau Tommy Remengesau Jr mengatakan, hal ini adalah giliran Mikronesia untuk memimpin, dan Zakios tampaknya mendapat dukungan dari Negara Federasi Mikronesia, Kepulauan Marshall, Kiribati, Nauru dan Palau.

Baca Juga:  Polisi Bougainville Berharap Kekerasan di Selatan Mereda

Islands Business mengatakan, seorang sekretaris jenderal Fiji akan menjadi penunjukan yang tidak biasa, karena Fiji menjadi tuan rumah sekretariat, meskipun Ratu Inoke sangat dikenal oleh para pemimpin regional. (*)

 

Editor: Elisa Sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

Destructive Fishing di Kofiau, Ekosistem Bawah Laut Raja Ampat Terancam

0
"Itu harus segera bergerak cepat, jika tidak terumbu karang di wilayah Kofiau akan hancur karena bom," ujar Jherris Mambrasar.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.