Ibadah Peringati Kematian Kelly Kwalik Dijaga Ketat Aparat TNI/Polri
- Sunday, December 16, 2012, 12:02
- Papua
- 459 views
- Add a comment
PAPUAN, Timika — Siang tadi, Minggu, (16/12), sejumlah warga masyarakat di Kabupaten Mimika, Papua, melakukan doa sekaligus ziarah di Makam Almarhum Jenderal Kelly Kwalik, yang terletak di Persimpangan jalan Belibis, dan Jalan Budi Utomo, Timika, Papua.
Ibadah yang bertujuan mengenang jaza perjuangan Kelly Kwalik mendapat pengawalan sangat ketat dari aparat TNI/Polri, beserta puluhan aparat intel berseragam preman.
Vincent Onioma, Kordiantor aksi mengaku telah menghubungi beberapa tokoh adat adat dan agama, serta pemerintah beberapa minggu sebelum ibadah dilangsungkan, namun tidak mendapat respon terkait kegiatan tersebut.
“Kami juga menyampaikan lewat pengumuman di gereja-gereja, salah satunya melalui Gereja KIGMI Papua, Klasis Mimika di Timika,” kata Vincent kepada wartawan media ini.
Menurut Vincent, sekitar pukul 14.00 WIT sebenarnya telah banyak berdatangan warga Mimika, untuk mengenang kematian pemimpin besar bangsa Papua yang ditembak mati Densus 88 beberapa tahun lalu, namun melihat penjagaan aparat TNI/Polri yang sangat ketat, maka beberapa warga memilih pulang meninggalkan tempat ibadah.
Vincen menyayangkan penjagaan aksi yang sangat berlebihaan, sebab ziara makam sekaligus Ibadah hanya dilakukan secara damai, bukan dengan bentuk-bentuk aksi kekerasan atau aksi brutal.
“Tadi muncul juga banyak wartawan dadakan, dan sempat mau melakukan wawancara pada kami,”kata Vincent yang mengaku dimintai keterangan oleh banyak wartawan di sekitar tempat kegiatan.
Sekedar diketahui, Kelly Kwalik ditembak mati oleh aparat Densus 88 Polda Papau pada tanggal 16 Desember 2009 di gorong-gorong, Timika, Papua.
Ia dianggap sebagai salah satu panglima TPN/OPM yang menggangu keberadaan PT Freeport Indonesia, serta ia juga dikaitkan dengan berbagai penembakan di areal Freeport.
JUSTINE HOMERS
Artikel Terkait
- Adanya Tahanan Politik: Indonesia Mengulangi Sejarahnya di Papua?
- Paradoks Separatisme dan Kemiskinan Penduduk Asli Papua Selama 50 Tahun Dalam Indonesia
- Kronologis Lengkap Aksi 13 Mei 2013 di Jayapura
- Tutup Freeport? Kutuk Sumberdaya Alam yang Sementara Kita Derita
- KontraS dan NAPAS : Represi dan Kekerasan di Papua Akut
- NAPAS Mengadukan Kapolda Papua ke Ombusman RI
- (Longsor) Freeport dan Persekongkolan Jahat Pemodal-Militer-Pemerintah Atas Papua
About the Author
facebook comments:



comments feed