ArsipHendak Wisata, Sembilan Anak Usia Sekolah Ini Tewas

Hendak Wisata, Sembilan Anak Usia Sekolah Ini Tewas

Minggu 2015-01-11 23:59:45

JAYAPUARA, SUARAPAPUA.com — Bermaksud wisata di Kali Kamwolker, Perumnas III, Abepura, Jayapura, Papua, sembilan anak-anak usia sekolah menjadi korban, Minggu siang tadi, dan tewas akibat rem truck yang blong alias tak berfungsi.

Kepala Kepolisian Sektor Kota (Kapolsekta) Abepura, Kompol Yulius Yawan, saat ditemui sejumlah wartawan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengatakan, peristiwaa naas tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 Wit.

Kronologisnya, sejumlah masyarakat yang tinggal di Argapura Pipa, Kota Jayapura, menggunakan sebuah Truck DS 9675 AB, dengan tujuan berwisata di Kali Kamwolker.

 

Saat menuruni jalan alternatif yang tidak jauh dari Kali Kamwolker, rem truck berwarna kuning tersebut blong, akibatnya mobil terjatuh ke jurang, yang tidak jauh dari jembatan. (Baca: Truk Jatuh Akibat Rem Blong; 9 Orang Tewas, 30 Lainnya Luka-Luka)

Dari kejadian itu, sembilan warga, yang merupakan anak-anak usia sekolah meninggal dunia, dan 30-an orang luka-luka, termasuk Muhamad Naim Sokku (56), sopir truck, yang kini sedang mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara.

 

"Sementara, korban meninggal maupun korban luka ada di RS Dian Harapan, RSUD Abepura, dan RS Bhayangkara," ujar Yawan.

 

"Kami sangat sayangkan. Tapi untuk lebih lanjutnya kita kumpulkan data yang akurat dulu," lanjut.

 

Adapun nama-nama korban tewas yang berhasil dihimpun suarapapua.com, di beberapa rumah sakit; 

John Ferri Tekege (12), Marsela Mote (20), Grace Keiya (12), Salomo Gobai (4 bulan), Theresia Kotouki (10), Jumaiko Badii, (10), Noviana Tekege (13), Otis Dogopia (15), dan Selli Mote (10). 

 

Sedangkan nama-nama korban luka-luka; 

Melyana Nawipa, Markus Gobay, Ida Nawipa, Magdalena Tatogo, Merry Mote, Hans Tatogo, Opince Pekey, Melano Mote, Dewi Mote, Siska Mote, Oskar Pekey, Yuliana Pekey, Stevanus Douw.

 

Juga Yulius Tatogo, Willy Dogopia, Yenny Kotouki, Melky Ukago, Fredy Bunay, Natalia Douw, Herlina Kotouki, Fany Tatogo, Yulinda Nawipa, Dengmi Mote, Amison Douw, Yaiko Pekey, Musa Badii, Yanoaria Giyai, Ina Bunai, dan Yuliana Nawipa.

 

OKTOVIANUS POGAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

Gustaf Kawer: Kasus Teror Bom Adalah Perkara Serius yang Dianggap Remeh...

0
“Termohon telah dapat membuktikan dalil bantahannya, sedangkan pihak pemohon tidak dapat membantah dalil termohon. Dari pertimbangan di atas maka gugatan pemohon tidak beralasan hukum, sehingga harus ditolak untuk seluruhnya,” kata Zaka saat membacakan putusan tersebut.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.