ArsipFPK Jayawijaya Lakukan Lokakarya dan Advokasi di Beberapa Puskesmas

FPK Jayawijaya Lakukan Lokakarya dan Advokasi di Beberapa Puskesmas

Jumat 2016-04-15 04:15:44

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Forum Peduli Kesehatan (FPK) Kabupaten Jayawijaya yang difasilitasi Yayasan Circle bekerja sama dengan USAID Kinerja lakukan advokasi tentang pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas di kabupaten Jayawijaya, Papua.

“Tadi kami lakukan kegiatan lokakarnya sekaligus advokasi di Hotel Ranu Jaya Wamena terkait dengan layanan kesehatan di beberapa Puskesmas,” kata Yance Tenouye, ketua FPK kabupaten Jayawijaya, Kepada suarapapua.com, di Wamena, Papua, Kamis (14/04/2016). 

 

Menurutnya, ada tiga Puskesmas yang ikut dalam kegiatan tersebut. Yakni Puskesmas Hom-Hom, Puskesmas Musafak dan Puskesmas Hubikosi.

 

Dijelaskan, dari hasil lokakarya tersebut ada beberapa point yang menjadi masalah dan kendala dalam layanan kesehatan. 

 

“Kami mendapat beberapa keluhan dari mereka seperti tidak tersedianya air bersih, tidak adanya fasilitas mobil ambulans, dan rumah inap tenaga medis yang tidak memadai, bahkan ada petugas medis yang tidak memiliki rumah di lokasi tugas,” ungkapnya.

 

Mendengar keluhan tersebut, kata Tenouye, pihaknya telah bertemu dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jayawijaya guna menyampaikan hal tersebut serta menyerahkan beberapa berkas data.

 

“Tadi kami ke DPRD, kami ketemu dengan ketua DPRD. Kami sampaikan persoalan tersebut dalam bentuk surat untuk dilanjutkan kepada pemerintah,” tutur Tenouye.

 

Dari hasil pertemuan tersebut, ketua DPRD menanggapinya dengan baik dan akan melanjutkan persoalan tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada.

 

Selain itu, Tenouye berharap, agar pemerintah segera melihat dan menyelesaikan persoalan di puskesmas-puskesmas yang ada, agar masalah kesehatan di kabupaten Jayawijaya dapat teratasi dengan baik. Ia juga berharap kepada semua masyarakat agar menjaga diri dari hal-hal yang dapat merusak diri dan terserang sakit penyakit.

 

“Minimal masyarakat bisa mandi, bisa makan dan minum dengan baik. Agar kesehatan terus terjaga,” kata Yance Tenouye mengakhiri pembicaraannya.

 

 

Editor: Arnold Belau

 

MIKHA GOBAY

Terkini

Populer Minggu Ini:

Marga Moifilit dan Kalapain di Salteng Raja Ampat Tolak PT PKA

0
“Perusahaan akan menyebabkan hilangnya tutupan hutan dan keanekaragaman hayati di wilayah adat milik kami yang menyimpan habitat, jenis tumbuhan obat-obatan tradisional, rumah bagi jenis burung, mamalia dan reptilia, serta sumber kehidupan bagi kami masyarakat adat,” ujar Obaja Moifilit.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.