ArsipKomunitas Masyarakat di Wamena Bertemu ICP dan Tapol

Komunitas Masyarakat di Wamena Bertemu ICP dan Tapol

Jumat 2015-10-23 08:34:06

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Untuk mengetahui perkembangan mengenai pendidikan, kesehatan dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah Pegunungan Tengah Papua, Kamis (22/10/2015), perwakilan Tapol dan International Coalition Papua (ICP) mengunjungi Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

ICP dan Tapol juga menggelar pertemuan terbatas dengan Forum Masyarakat Jayawijaya se-Pegunungan Tengah, Komunitas Jurnalis Warga Noken Jayawijaya, dan Yayasan Teratai Hati Papua (YTHP).

Kepada wartawan di Wamena, Sophia dari Tapol menjelaskan tujuan pertemuan itu untuk mengetahui apa saja yang selama ini dilakukan oleh rekan-rekan melalui komunitas yang ada.

Kata Sophia, dalam pertemuan pihaknya berkesempatan mendengar beberapa hal, termasuk fokus dari rekan-rekan terhadap isu kesehatan, pendidikan ataupun permasalahan sosial lainnya di daerah ini.

“Kalau ada, apa saja yang sudah dilakukan dan sedang didorong oleh teman-teman,” kata Sophia.

Sementara itu, sekretaris Forum Masyarakat Jayawijaya se-Pegunungan Tengah, Yance Itlay mengatakan, kelompok yang ia pimpin terbentuk dan berjalan hingga kini karena mencuatnya masalah di daerah ini yang perlu diselesaikan.

“Kami jelaskan latar belakang dari forum ini, bahwa waktu itu kami hadir karena ada rencana pembangunan Mako Brimob,” ujarnya.

Tak hanya itu, kata Yance, pihaknya juga menyikapi berbagai persoalan lain di daerah Jayawijaya dan sekitarnya.

“Jika ada isu kesehatan, pendidikan dan masalah sosial lain yang perlu kita advokasi, kami lakukan. Seperti sekarang kelangkaan BBM dan Sembako, kami berusaha hearing dengan DPRD untuk menuntaskan persoalan tersebut,” jelas Itlay.

Khusus untuk persoalan lain, pihaknya melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui akar persoalan sesungguhnya. “Itu supaya kita tidak salah bicara, harus ada bukti kuat,” tegas Itlay.

Salah satu anggota forum yang hadir dalam pertemuan itu, Maikel menyampaikan hal sama.

Menurutnya, meski ruang untuk berbicara kadang ditutup, tetapi pihaknya akan berusaha agar dapat bertemu dengan pihak perwakilan rakyat untuk melakukan pertemuan yang sekiranya bisa membantu mengatasi persoalan yang sedang dihadapi masyarakat di daerah ini.

“Kami akan terus berusaha, supaya kesejahteraan tetap dirasakan oleh masyarakat kecil,” kata Maikel.

Informasi yang diperoleh suarapapua.com, beberapa persoalan yang dialami masyarakat Jayawijaya dan sekitarnya disampaikan perwakilan dalam pertemuan dengan ICP dan Tapol.

Editor: Mary

ELISA SEKENYAP

Terkini

Populer Minggu Ini:

Rapat Pleno Terbuka Tingkat Kabupaten Tambrauw Masih Berlanjut

0
“Waktu plenonya sangat singkat, sehingga butuh kerja sama dari semua pihak agar proses ini berjalan dengan lancar dan aman hingga selesai,” kata Andreas Daniel Kambu, ketua KPU provinsi Papua Barat Daya.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.