ArsipTokoh OPM Berpulang; KNPB Serukan Duka Nasional, Benny Wenda Tulis Surat Duka...

Tokoh OPM Berpulang; KNPB Serukan Duka Nasional, Benny Wenda Tulis Surat Duka Cita

Sabtu 2014-09-06 19:17:15

PAPUAN, Jayapura — Tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM), Dr. John Otto Ondawame, menghembuskan nafas terakhir di Port Villa Vanuatu, pada 4 September 2014, sekitar pukul 08.00 waktu setempat, karena serangan jantung.

Badan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB), dalam seruan tertulis menyatakan turut berduka cita yang sangat mendalam, dan menyerukan duka nasional bagi seluruh rakyat Papua Barat.

 

“Kepada seluruh pengurus KNPB dari Sorong sampai Merauke, konsulat, Parlemen Nasional West Papua, Parlemen Rakyat Daerah, seluruh anggota KNPB, komponen rakyat Papua Barat, serta seluruh aktivis pejuang Papua untuk segera lakukan duka nasional selama tiga hari,” kata Sekertaris KNPB, Ones Suhuniap, kepada suarapapua.com, siang.

  

Ketua Umum KNPB, Victor Yeimo, dalam laman facebok menyampaikan belasungkawa yang mendalam, dan menyatakan kekagumannya kepada almarhum sebagai diplomat Papua yang cerdas dan pintar.

 

Menurut Victor, Ondawame dipercayakan sebagai Wakil Ketua West Papua National Coalition for Liberation (WPNCL) di Vanuatu sejak tahun 2007, dan berkontribusi untuk pendirian kantor OPM.

 

“Ia bekerja keras, dan terus berjuang sampai dengan meninggal hari ini. Kita, rakyat Papua Barat telah kehilangan seorang pejuang sejati,” tuturnya.

 

Namun, lanjut Victor, kehilangan itu tidak boleh menghalangi perjuangan rakyat Papua untuk memperjuangkan kemerdekaan, tetapi harus menjadi kobaran api yang menginspirasi.

 

“KNPB harus meneruskan perjuangan yang sudah dirintis oleh Dr. Ondawame dkk,” tegas Victor.

 

“Selamat jalan pahlawanku, tokoh revolusioner sejati, rakyat dan bangsa Papua akan mengenangmu selamanya dalam sejarah perjuangan. Salam pemberontakan!!!” tegas Victor lagi.

 

Benny Wenda, yang kini bermukim di Inggris menyampaikan rasa duka atas kepergian Dr. Otto Ondawame.

 

Benny menulis surat yang kemudian dipublikasikan dalam akun halaman Facebook pribadinya.

 

Dalam surat tersebut, Benny mengungkapkan rasa duka yang sangat mendalam.

 

“Saya menyampaikan belasungkawa saya yang paling dalam dan tulus, kepada keluarga Bapak Ondawame, berduka dan berkabung untuk semua kita orang Papua dan Melanesia di seluruh dunia.”

 

"Saya kenal John dan kami bertemu beberapa kali untuk berbagi sentimen untuk Free West Papua dan membantu untuk menyatukan satu suara bagi orang-orang Papua Barat,” tulisanya.

 

“Saya akan selamanya sangat kehilangan John dan semangat yang luar biasa dan gairah untuk Papua Barat.”

 

“Saya sepenuhnya yakin, bahwa semangat ini tidak akan pernah mati dan hal itu akan terus mencerahkan dan menginspirasi rakyatku, khususnya kaum muda, untuk terus damai berkampanye, untuk akhirnya membebaskan bangsa kita dari penjajahan,” tulis diplomat Papua di Inggris ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih tersayang dan penghargaan kepada John atas komitmen yang luar biasa dan keberanian dalam membantu orang-orang kami untuk bebas,” tulis Wenda.

 

ARNOLD BELAU

Terkini

Populer Minggu Ini:

Freeport Setor Rp3,35 Triliun Bagian Daerah atas Keuntungan Bersih 2023

0
“Keberhasilan kami sebagai perusahaan adalah ketika masyarakat di lingkungan sekitar area operasional meningkat taraf hidup dan kesejahteraannya. Kami terus bertumbuh dan berkembang bersama Papua hingga selesainya operasi penambangan pada 2041,” kata Tony.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.