BeritaSeni & BudayaDinas P dan P Keerom Apresiasi SMP Bangkitkan Budaya Sastra

Dinas P dan P Keerom Apresiasi SMP Bangkitkan Budaya Sastra

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Keerom, Stenly N. Moningka menyampaikan apresiasinya kepada Sekolah Menulis Papua (SMP) atas kegiatan diskusi sastra dan pembentukan Komunitas Siswa Pecinta Sastra di SMA Negeri 1 Keerom, pekan lalu.

“Saya sangat apresiasi kepada kawan-kawan dari Sekolah Menulis Papua, yang sudah bersedia datang dari jauh untuk membagikan ilmu kepada siswa-siswi di Kabupaten Keerom, khususnya di SMA Negeri 1 Keerom,” kata Stenly saat dikorfirmasi suarapapua.com, Senin (18/1/2016).

Baca Juga:  Kisah Dortea Karubuy Nekat Numpang Pamer Hasil Karya di Festival BI 2024

Sebelumnya, komunitas SMP menggelar diskusi dan pengenalan sastra kepada siswa-siswi SMA N 1 Keerom, Jumat (15/1/2016) lalu. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat menulis dan membaca di kalangan generasi muda Papua, khususnya pelajar di Kabupaten Keerom. (Baca: SMP Awali Diskusi Sastra di SMA N 1 Keerom).

Stenly mengatakan, sastra penting karena erat kaitannya dengan pengembangan intelektualitas anak-anak sekolah.

“Dulu dalam proses belajar, ada materi untuk melatih anak didik untuk membuat karangan. Kalau saat ini kan sudah tidak ada, jadi kegiatan semacam ini sangat penting, dan kalau bisa bukan siswa saja yang belajar tentang sastra, namun guru juga seharusnya wajib mengikuti kegiatan semacam ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Melestarikan Alam dan Budaya Suku Matbat Melalui Festival Film Dokumenter di Limalas

Menurut Stenly, guru pun perlu belajar sastra karena akan menjadi bahan ajar di ruang kelas.

“Jika hanya siswa saja yang bisa menulis kan malu, guru juga saya harap harus ikut. Supaya setiap guru bisa berkompeten dalam menulis, bukan saja guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, namun semua guru wajib menulis karya sastra,” tandasnya.

Baca Juga:  Papuan Voices Bentuk Panitia FFP Ke-VII yang Akan Berlangsung di Wamena

Pihak dinas P dan P, kata Stenly, sangat mendukung kegiatan ini.

“Kegiatan tersebut sangat bagus manfaatnya, sehingga kami mendukung program SMP, apalagi rencananya di SMA Negeri 1 Keerom akan bentuk Komunitas Siswa Pecinta Sastra,” ucapnya dengan mantap.

Editor: Mary

HARUN RUMBARAR

Terkini

Populer Minggu Ini:

KKJ PB-PBD Kecam Tindakan Arogan Oknum TNI AL Terhadap Para Jurnalis...

0
“Wartawan memiliki hak dan mendapatkan perlindungan hukum dalam hal sedang menjalankan fungsi, hak, kewajiban dan perannya yang dijamin Pasal 8 Undang-undang Pers. Perlindungan hukum itu dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat,” ujar Safwan Ashari.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.