Lukas Enembe Luncurkan Buku di Jakarta

0
1110

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Gubernur Papua Lukas Enembe meluncurkan buku karyanya dengan judul “Papua: Antara Uang dan Kewenangan” di salah satu hotel ternama di Jakarta, Senin 19 September 2016 malam, waktu Indonesia Barat.

Mengawali peluncuran buku setebal 285 halaman itu, Gubernur Lukas Enembe mengatakan, membangun Papua tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi butuh proses panjang.

“Saya bersyukur kepemimpinan di tahun ketiga, di Papua banyak perubahan yang terjadi selama ini. Dengan dukungan pemerintah pusat, apalagi Pemerintahan Jokowi sering datang ke Papua, luar biasa,” katanya disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Enembe mengatakan, dalam membangun Papua banyak hambatan yang ditemui karena kondisi geografis yang cukup sulit, termasuk kebijakan dari pemerintah pusat yang bertentangan dengan kondisi daerah. Sehingga pada 2001 rakyat Papua menerima Otonomi Khsusus, dan sejak saat itu pembangunan di Bumi Cenderawasih baru dirasakan.

“Itu (Otsus) perjuangan orang-orang Papua saat itu, saya hanya melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya oleh senior-senior saya. Dan perubahan mulai terjadi sejak Undang-Undang Nomor 21 tentang Otsus. Nah, dalam peluncuran buku malam ini, juga akan membahas atau diskusi Undang-Undang Nomor 21 tentang Otsus, hambatan dan kewenangan yang ada didalamnya, solusinya bagaimana,” sambung Enembe.

Sepeti diberitakan sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe mengagendakan meluncurkan buku karyanya di Jakarta pada Senin (19/9/2016) dengan judul “Papua: Antara Uang dan Kewenangan”.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemerintah Provinsi Papua, Israil Ilolu ketika dihubungi dari Jayapura, Sabtu (18/9/2016) mengatakan, di tengah kesibukkan menjalankan roda pemerintahan Gubernur Lukas Enembe masih sempat menyisihkan waktunya menulis buku untuk menuangkan ide, pikiran dan gagasannya tentang Papua.

“Buku ini merupakan ide, pikiran dan gagasan beliau tentang Papua, permasalahan dan tantangan yang dihadapi serta solusi yang ditawarkan untuk mewujudkan Papua yang sejahtera dan mandiri,” katanya.

Dalam peluncuran buku ini, nampak hadir sejumlah tamu undangan, diantaranya Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang juga mantan Kapolda Papua dan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, staf khusus Presiden Jokowi dan penasihat senior tentang Papua, Lenis Kogoya dan Michael Manufandu, para politisi dan tokoh Papua yang berkiprah di pentas lokal dan nasional, seperti Yorrys Raweyai, Sulaiman Hamzah, Roberth Rouw dan Fredi Numberi.

Selain itu, terlihat, Ketua MRP Timotius Murib, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Herman Asaribab dan sejumlah anggota DPRP Ruben Magai, Boy Markus Dawir, Mustaqim, Elvis Tabuni, Emus Gwijangge dan Thomas Sondegau. Juga nampak Sekda Papua Hery TEA Dosinaen, para pimpinan SKPD Pemprov Papua dan tokoh adat, agama dan mahasiswa Papua di Jakarta. Peluncuran buku ini dipadu dengan lagu, tari-tarian dan presentasi dalam bentuk gambar tentang isi buku yang disuguhkan oleh panitia.

Pewarta: Lincold Alvi
Editor: Arnold Belau