Generasi Muda IPMDA Diharapkan Ikut Jejak Renes

0
1483

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Demianus Bayage salah satu senior dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Distrik Amuma (IPMDA) Kabupaten Yahukimo berharap untuk generasi yang ada sekarang khususnya dari Amuma untuk ikuti jejak Renes Heluka.

Hal tersebut disampaikan, Kamis (7/5/2020), di Kediamannya Doya Baru Sentani Kabupaten Jayapura.

“Saya tau perjalanan saudara Renes menuju ke Dunia Rohani untuk menyelamatkan umat Tuhan yang sedang dalam tekanan kegelapan Dunia. Dulu Renens orang yang tidak terhitung apa lagi latar belakang pendidikan yang minin. Tapi sekarang dia di Pakai Tuhan,” kata Bayage.

Ia menjelaskan, sebelumnya Renes melayani di Jemaat Sion Abe Pantai kurang lebih dua tahun, lalu ia memilih untuk melanjutkan pelayanan dan pendidikan di Kota studi Merauke.

“Saat kuliah ia terkenal di Kampus Universitas Negeri Teologi di Merauke, dia juga terkenal di sekitar Kota Merauke dimana dedominasi gereja di seluruh Kota Merauke adalah Oikumene. Renes juga terkenal dalam pengabdian pelayanan untuk melayani di Jemaat-jemaat, Kelompok, organisasi, atau pun Rumah kerumah,” katanya.

ads
Baca Juga:  Konflik Horizontal di Keneyam Masih Berlanjut, Begini Tuntutan IPMNI

Akhirnya hasil proses perkembangan itu puji Tuhan ia berhasil banyak terjadi Terobosan terobosan, memenangkan jiwa jiwa di kota itu, awalnya puji Tuhan banyak orang orang yang belum mengenal Yesus Kristus sebagai jalan Kebenaran.

“Sekarang ia membangun sebuah gereja di Boven Digoel. Jadi saya sebagai senior ingin sampaikan untuk generasi dari Amuma harus mengandalkan Tuhan dan membangun suatu perubahan kita jangan ikuti dan terjerumus dengan perkembangan global,” harapnya.

Lanjut dia, generasi muda Amuma sebagai kaum milenial untuk menjadi agen perubahan bagi Bangsa dan Negara pada Khususnya Gereja, Masyarakat, Pemerintah Papua,  Yahukimo dan khususnya distrik Amuma yang harus siap di pakai dan tanpa diragukan oleh masa depan.

Baca Juga:  DPC PDIP Tolikara Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah

Harapan sebagai senior Pertama. Self understanding, memahami diri sendiri. Untuk menjadi “Ap Kain” (Orang Hebat). Kedua. Kesadaran diri self awareness. Untuk menjadi “Ap Kain” (Orang Hebat) harus memiliki emotional literacy. mengenali dan mengidentifikasi perasaan apapun yang sedang dirasakan. Ketiga. penguasaan diri self control. kecerdasan emosi (EQ) yang tinggi.

“Kalau kedepankan tiga hal di atas maka kesuksesan akan datang. Tapi yang terpenting adalah harus andalkan Tuhan. Sehingga saya pribadi atas nama senior harap untuk menciptakan suatu hal yang barus dan kurangi dengan pengaruh Global,” katanya berharap.

Baca Juga:  Pj Bupati Lanny Jaya Dituntut Kembalikan Tendien Wenda ke Jabatan Definitif

Sementara itu Renes Heluka mengatakan, apa yang terjadi dan sedang dilakukan sekarang hal yang tidak dipikirkan sebelumnya.

“Saya tidak berpikir kalau saya menjadi penyambung lidah Tuhan di daerah orang lain untuk mengenal Tuhan. Tapi saya dipakai Tuhan sekarang dan saya membawa jiwa-jiwa baru ke Tuhan,” kata Heluka.

Ia mengatakan, keluarga besar yang ada untuk terus mendukung dalam doa, agar dalam pelayanan terus berjalan aman.

“Saya harap umat Tuhan terus mendukung dalam doa agar pelayan di Boven Digoel aman. Saya juga berharap untuk generasi dari Amuma harus takut Tuhan. Dengan Tuhan semuanya akan indah,” katanya.

Pewarta: Ardi Bayage

Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaRumah Sakit Rujukan di Papua Mulai Kewalahan Tangani Pasien Corona
Artikel berikutnyaMahasiswa Tolak Kehadiran Militer di Maybrat