Penerbangan Subsidi Akhirnya Mendarat di Distrik Hogio

0
888

YAHUKIMO, SUARAPAPUA.com — Penerbangan subsidi dari pemerintah Daerah kabupaten Yahukimo dengan pesawat berbadan kecil untuk melayani di  50 Distrik, telah mendarat di lapangan terbang Paima Distrik Hogio Kabupaten Yahukimo, Jumat (25/2/2022) dari bandar Udara Nof Goliat Dekai.

“Bersyukur hari ini pesawat Carafan bisa mendarat di Paiman, sebelumnya pesawat subsidi dari pemerintah juga suda mendarat lapangan terbang Hogio. Maka saya sebagai kepala distrik Hogio bersyukur kepada Tuhan, dan terima kasih kepada pemerintah, terutama bapak bupati dan wakil,” ungkap  Marten Sugun, Kepala Distrik Hogio, kepad suarapapua.com di Dekai.

Baca Juga:  Forum Peduli Demokrasi Kabupaten Yahukimo Desak Pemilu di Dekai Diulang

Menurutnya, pesawat subsidi dari pemerintah tentu membantu masyarakat di Yahukimo melalui jalur udara dari Yahukimo ke kampung.

“Kami di distrik Hogio ada dua lapangan perintis, diantaranya lapangan terbang Paima Distrik Hogio, kemudian lapangan terbang Hogio distrik Hogio. Kedua lapangan terbang ini telah mendapat subsidi. Maka kami bersyukur,” katanya.

Selain itu Yunus Bayage, Koordinator pembangunan lapangan terbang Distrik Amuma mengatakan, pesawat perintis dari pemerintah telah cek out di Amuma.

ads
Baca Juga:  KPU Lanny Jaya Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara

“Di Amuma sudah check out, sekarang lancar penerbangannya tiap minggu dua kali. Pihak bandara juga sudah ke Amuma dengan pemerintah dari dinas Perhubungan. Ada arahkan yang di sampaikan. Kami sedang siapkan,” katanya.

Sementara itu, Setyani Mahendra, Kepala Bandara Nof Goliat Dekai menyampaikan, pesawat subsidi dari pemerintah untuk lapangan perintis di 50 distrik berjalan baik hingga sekarang.

“Jadi Total lapangan terbang ada 131 yg terdata. Namun hingga sekarang ini baru 40 lapangan terbang yang pesawat sudah layani,” katanya.

Baca Juga:  Inilah Hasil Kunker MRP Papua Pegunungan Saat Pencoblosan di Jayawijaya

Katanya, pesawat yang terbang ke distrik ada dua pesawat yakni, pesawat Susi Air dan Caravan, kemudian ada pesawat Ama Pilatus juga yang baru.

“Sebelum nya hanya dua pesawat tapi sekarang ada Ama Pilatus lagi. Kami akan dorong supaya pemerintah kerja sama lagi dengan Ama Pilatus. Agar Pesawat Ama juga melayani di 51 Distrik,” katanya.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Arnold Belau

Artikel sebelumnyaKurabesi, Tokoh Legendaris Papua
Artikel berikutnyaVideo: Pengakuan Gubernur Papua yang Mengejutkan di HUT PI ke-167 tahun 2022