Puskesmas, Jembatan dan Kantor Lapter Distrik Talambo Rusak Dihantam Longsor

0
442

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Gedung Puskesmas Lelambo, kantor lapangan terbang (Lapter) pesawat perintis, dan jembatan gantung di distrik Talambo, kabupaten Yahukimo, provinsi Papua Pegunungan, rusak dihantam bencana longsor akibat hujan deras pada pekan lalu, Rabu (27/3/2024).

“Beberapa hari lalu tepatnya tanggal 27 Maret, distrik Talambo terjadi bencana longsor setelah hujan besar. Kami baru terima laporan dan dokumentasinya. Sekarang kami ada bentuk tim dan saya sendiri koordinator lapangan tim pemantau. Kami juga sudah buat proposal untuk kasih ke pemerintah daerah,” kata Sepanus Wisal kepada suarapapua.com melalui pesan elektronik, Senin (1/4/2024).

Baca Juga:  KPU Lanny Jaya Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara

Menurut Sepanus, hujan selama sekitar dua jam mulai Pukul 17.00 hingga berhenti Pukul 19.00 WIT mengakibatkan terjadinya longsor hingga menimbulkan beberapa kerugian. Selain jembatan gantung yang menghubungkan desa Lelambo 1 dan Lelambo 2 putus, gedung Puskesmas Lelambo juga miring dihantam longsoran hingga sebagian kaca pecah. Termasuk kantor lapter juga rusak terkena longsor.

“Data yang sudah terhimpun, ketinggian longsor 5 meter, panjang longsor 12 meter, terus jarak antara jalan dan jembatan 2,5 meter. Dalam bencana longsor ini tidak ada korban jiwa, tetapi fasilitas umum yang sehari-hari masyarakat gunakan itu rusak,” terangnya.

Baca Juga:  Pj Bupati Lanny Jaya Dituntut Kembalikan Tendien Wenda ke Jabatan Definitif

Tim pemantau bencana menurut Wisal, sedang melakukan beberapa upaya seperti cek lokasi longsor, koordinasi dengan kepala distrik, koordinasi dengan kaum intelektual, mahasiswa dan masyarakat setempat. Juga bertemu dengan pemerintah agar turun lihat langsung fakta di lapangan.

ads

“Kami harap pemerintah turun dan mendata semua fasilitas yang rusak. Sampai saat ini kami sedang koordinasi dengan Pemda. Semoga segera turun ke distrik dan mendata semuanya,” kata Wisal.

Sementara, Nikanus Wisal, sekretaris tim penanganan bencana menambahkan, surat dan kronologis kejadian longsor sudah dilihat kepala distrik dan kepala Puskesmas.

Baca Juga:  Penyebutan Rumput Mei Dalam Festival di Wamena Mendapat Tanggapan Negatif

“Sudah lihat, jadi kami sama-sama akan kawal untuk sampaikan ke pemerintah daerah,” kata Nikanus.

Atas nama masyarakat korban bencana, Nikanus ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang peduli terhadap bencana alam di distrik Talambo.

“Terima kasih bapak camat, kepala Puskesmas dan semua masyarakat yang bekerja sama. Kami terus berupaya untuk sampaikan kepada bapak bupati dan dinas terkait agar ada perhatian terhadap dampak bencana longsor di distrik Talambo,” ucapnya.

Distrik Talambo terdapat sembilan kampung. Masing-masing kampung Tibul, Kikila, Wubri, Bari, Palukae, Lulum, Paleromon, Lelambo, dan Lelambo 2. []

Artikel sebelumnyaKonflik Horizontal di Keneyam Masih Berlanjut, Begini Tuntutan IPMNI
Artikel berikutnyaMahasiswa Papua Minta Presiden Jokowi Copot Jabatan Pangdam XVII/Cenderawasih