Tanah PapuaMamtaHana Hikoyabi Jabat PLH Bupati Jayapura

Hana Hikoyabi Jabat PLH Bupati Jayapura

SENTANI, SUARAPAPUA.com — Dra. Hana Salomina Hikoyabi menerima jabatan sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Kabupaten Jayapura, usai berakhirnya masa jabatan Bupati Mathius Awoitauw dan Wakil Bupati Giri Wijayantoro pada Senin (12/12/2022).

Serah terima jabatan dilakukan di aula lantai dua kantor bupati Jayapura di Gunung Merah Sentani dengan pembacaan SK Gubernur Provinsi Papua dan dilanjutkan dengan serah terima jabatan hingga putusan Pj Kabupaten Jayapura ditetapkan.

Baca Juga:  Poksus DPR Papua Mendukung Upaya MRP Soal Rekrutmen Politik

“Saya siap melaksanakan tugas menyambung estafet ini sambil menunggu Pj yang ditunjuk. Saya tetap melaksana tugas-tugas dan tugas tidak berhenti, tetap bekerja sesuai dengan SK yang diberikan,” ujar Hikoyabi.

“Ya seperti biasa apel pagi, konsolidasi ASN, dan penetapan pegawai honorer dan pegawai honorer yang belum diangkat itu diangkat sambil menunggu Pj,” katanya.

Hana menjelaskan, untuk tiga tahun ke depan ini akan ditata dengan baik, dan itu akan dilakukan oleh Bappeda.

Baca Juga:  MRP Papua Pegunungan Apresiasi Masyarakat Adat Mulai Olah Tanah

“Konsolidasi perlu dan nanti kita lihat RPD yang dibentuk Bappeda untuk tiga tahun yang terbatas, dalam tiga tahun ini mulai 2023 sampai 2026,” kata Hana.

Jabatan Plh baginya sudah biasa, tidak ada yang istimewa.

“Saya pikir biasa saja, karena pekerjaan ini sudah seperti biasa saya lakukan ketika di Setda,” ucapnya.

Baca Juga:  ULMWP: Aneksasi Papua Ke Dalam Indonesia Adalah Ilegal!

Sementara itu, mantan bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, penunjukan Plh bupati dilakukan oleh pemerintah provinsi Papua.

“Penunjukan PLH diberikan kepada Setda ibu Hana Hikoyabi. Resmi hari ini dia akan memimpin sebagai pelaksana harian sampai menunggu penjabat bupati yang resmi secara pemberitahuan dari Kementerian Dalam Negeri. Terima kasih untuk semuanya dan mohon maaf untuk semuanya,” kata Awoitauw.

Pewarta: Yance Wenda
Editor: Elisa Sekenyap

Terkini

Populer Minggu Ini:

Puspom TNI Terkesan Tertutup Proses Hukum 13 Tersangka Penyiksaan Warga Sipil...

0
“Kasus 13 tersangka penganiaya warga sipil di Puncak ini seharusnya tidak mengulangi atau mendiamkan proses hukum seperti yang dilakukan terhadap tersangka pelaku pembunuhan almarhum Theis Hiyo Eluay dan Aristoteles Masoka.”

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.