Yanis Soll, ketua Komunitas Pelajar dan Mahasiswa Yahukimo (KPMY) kota studi Jayapura. (Ist.)
adv
loading...

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Komunitas Pelajar Mahasiswa Yahukimo (KPMY) di kota studi Jayapura, Papua, telah menyerahkan data mahasiswa aktif termasuk pelajar ke dinas Pendidikan kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepastian itu disampaikan Yanis Soll, ketua KPMY kota studi Jayapura, saat dihubungi suarapapua.com, Selasa (25/4/2023).

“Sesuai dengan permintaan dari pemerintah daerah, kami sudah kerjakan dan hasilnya rampung, bahkan sudah kami serahkan melalui Dinas Pendidikan, langsung kepada kepala dinas. Sekarang tinggal tunggu petunjuk selanjutnya dari pemerintah daerah,” kata Yanis.

Pengurus KPMY berharap, data mahasiswa-mahasiswi yang telah diakomodir dari ketua ikatan 51 distrik benar-benar berstatus aktif dan mempunyai nomor rekening bank yang benar agar kemudian tak terkendala buat pemerintah daerah dalam memproses tahap selanjutnya.

Baca Juga:  Mahasiswa KC Sulut Mendukung Sikap Uskup Jayapura Soal Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan

“Karena memang mahasiswa yang tidak punya nomor rekening pasti tidak akan diberikan bantuan dari pemerintah daerah. Tidak bisa diwakili. Jadi, data mahasiswa yang sudah terkumpul itu sudah dipastikan nomor rekeningnya. Tugas kita hanya mengumpulkan data. Nah, yang sudah kumpul ke kami itu semuanya sudah kami serahkan kepada pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan,” tuturnya.

ads

Setelah ini, Yanis menyarankan para mahasiswa dan pelajar menunggu informasi dari pengurus organisasi setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Apapun informasi dari pemerintah, ia pastikan akan segera diumumkan ke seluruh anggotanya secara terbuka.

Baca Juga:  SMP PGRI Kota Sorong Selalu Tampung Anak-Anak Buangan dari Sekolah Lain

“Tentu juga kami mengapresiasi kepada pemerintah daerah karena bapak bupati telah merespons dengan baik. Begitu juga dengan kepala dinas. Kami berharap, prosesnya berjalan lancar agar bantuan studi disalurkan dalam waktu dekat. Dengan begitu kami semua selesaikan tunggakan dan fokus lagi dengan agenda reorganisasi pengurus baru,” harap Soll.

Nando Kobak, sekretaris KPMY kota studi Jayapura, menjelaskan, pembayaran uang semester di kampus akan dimulai bulan depan, Mei dan Juni 2023. Jika bantuan studi dipercepat, tentu akan lebih baik.

Baca Juga:  Kepala Dinas Pendidikan Dogiyai Tekankan Kerja Kolaborasi Demi Menyiapkan SDM Papua

“Semua data kami sudah kasih. Kami minta untuk prosesnya dipercepat ke nomor rekening masing-masing. Supaya dengan bantuan dari pemerintah daerah itu bisa melengkapi kebutuhan terutama bayar uang SPP di kampus. Dana kalau dipercepat dalam waktu dekat itu lebih baik agar tuntaskan urusan kampus dan tidak bebani agenda organisasi lain yang akan segera kami lakukan,” tutur Nando.

Kobak juga menambahkan, selain beberapa agenda dari wadah KPMY yang sedang menanti untuk dilaksanakan, termasuk reorganisasi, pihaknya saat ini sedang fokus dampingi tim sepak bola di turnamen Yalimo Cup I 2023.

Pewarta: Ardi Bayage
Editor: Markus You

Artikel sebelumnyaJelang Pemilihan MRP, Penjabat Bupati Maybrat Wajib Taat Aturan
Artikel berikutnyaAktivis Masyarakat Adat Desak KPK Periksa Pj Bupati Sorong