BeritaOlahragaLeg Kedua Sore Ini di Biak, Persiraja Siap Dipulangkan PSBS

Leg Kedua Sore Ini di Biak, Persiraja Siap Dipulangkan PSBS

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Pertandingan semifinal leg kedua kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 akan tersaji di stadion Cenderawasih Biak, sore ini, Kamis (29/2/2024). PSBS targetkan tiga poin untuk memulangkan tim tamu Persiraja Banda Aceh.

Skuat berjuluk Badai Pasifik berprinsip, kemenangan absolosut di kandang sendiri harus diwujudkan untuk mencatatkan rekor baru: lolos ke grand final Liga 2 sekaligus promosi ke Liga 1 musim 2024/2025.

Saat sesi konferensi pers sebelum pertandingan, Regi Aditya Yonathan, head coach PSBS tak membebani para pemainnya, tetapi minimal menyadari tugas per lini selama 2×45 menit tampil all out di hadapan pendukungnya sendiri.

Dengan begitu, ia yakin kemenangan sudah dipastikan diraih di leg kedua ini.

“Lawan Persiraja Banda Aceh di leg kedua menarik disaksikan. Bagi kami, target tiga poin sudah pasti. Kami mau berikan yang terbaik. Doakan kami agar pertandingan berjalan baik dan sudah pasti apa yang kami bisa kerjakan siap laksanakan di lapangan hijau,” tuturnya.

Baca Juga:  PSBS Biak Pecahkan Sejarah: Laju ke Final Liga 2 Sekaligus Promosi Liga 1

Regi Aditya berharap hanya dengan kemenangan akan membawa skuatnya melenggang ke final Liga 2 sekaligus mengunci satu tiket promosi ke Liga 1 musim depan.

Untuk itulah, skuat PSBS akan dikerahkan seluruh kemampuannya saat kontra Persiraja. Meski sedikit kelelahan sepulang dari Aceh, tim dipastikan siap tampil.

Juru racik mengaku skuatnya komplit. Pemain yang diturunkan lebih awal dan daftar cadangan sudah digenggamnya dengan harapan satu kesatuan memberi warna tersendiri demi nama PSBS.

Satu poin yang didapat di leg pertama baginya modal penting dalam leg kedua untuk lebih maksimal mengamankan tiga poin.

Ini juga diaminkan Ruben Karel Sanadi, kapten tim PSBS, jelang pertandingan leg kedua di kandang sendiri.

“Secara tim sudah siap bermain lawan Persija. Saya atas nama seluruh pemain minta dukungan dan doa dari seluruh suporter, masyarakat Papua, masyarakat Biak Numfor. Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” kata Ruben.

Mantan pemain Persipura Jayapura dan Persebaya Surabaya itu menyatakan mereka tidak anggap remeh Persiraja. Laga semifinal leg kedua tetap dilakoni secara profesional.

Baca Juga:  PSBS Siap Menuju Liga 1 Usai Ambil Satu Poin di Aceh

“Tentunya kami tidak menganggap remeh lawan, sebab mereka juga tim kuat dan siap bermain. Tetapi, apapun namanya, kami harus menang di rumah kami sendiri,” ujarnya dengan tegas.

Ruben juga sepakat, kesebelasan “Napi Bongkar” wajib rebut kemenangan agar lolos ke grand final Liga 2 dan amankan satu tiket promosi ke Liga 1.

Laga sore ini dipastikan berlangsung sengit. Sebab, tim tamu juga tengah mematok target menang.

Wajar saja, karena bukan cuma PSBS, Persiraja juga berpeluang lolos ke babak final Liga 2 sekaligus promosi ke Liga 1 musim depan. Itu setelah pada leg pertama di stadion Langsa, Aceh, bermain imbang (1-1). Gol dicetak oleh Alexsandro Perreira dan dibalas Al Muzanni. Kedua gol dihasilkan pada babak kedua.

Terpisah, Yan Permenas Mandenas, manajer PSBS, kepada wartawan, mengatakan, di laga sore ini, panitia pelaksana (Panpel) pertandingan telah diminta untuk persilakan para suporter memenuhi tribun stadion Cenderawasih.

Baca Juga:  Manajer RANS FC Kembali Merumput, Kok Bisa?

Mandenas tak menutup kemungkinan suporter diizinkan masuk ke stadion secara gratis, kecuali tribun VIP khusus bagi para undangan.

“Kita atur supaya suporter semuanya bisa masuk. Sudah saya minta ke ketua Panpel, kalau bisa tribun suporter dikasih gratis saja. Semua boleh masuk, kecuali tribun VIP itu dikhususkan untuk tamu undangan,” ujar anggota DPR RI ini.

Menurut Mandenas, seluruh suporter PSBS diberi ruang seluas-luasnya untuk mendukung langsung skuat Badai Pasifik tampil di markasnya sendiri. Dengan dukung itu agar tim lebih bersemangat untuk memenangkan pertandingan.

Selain para suporter diizinkan masuk stadion sebanyak-banyaknya dengan membawa atribut, kata Mandenas, manajemen PSBS sedang berjuang supaya laga final digelar di Biak jika “Napi Bongkar” sukses lolos ke grand final.

“Sampai saat ini kita masih berupaya agar nantinya laga final bisa digelar di Biak,” imbuhnya. []

Terkini

Populer Minggu Ini:

Panglima TNI dan Negara Diminta Bertanggung Jawab Atas Penembakan Dua Anak...

0
“Kejadian itu bukan penembakan, tetapi tertembak karena adanya kontak senjata antara kelompok KKB dengan Pos Brimob ODC (Operasi Damai Cartens) yang berada di samping bank BPD. Jadi tidak penembakan, tetapi tertembak.”

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.