Sosialisasi Perda HIV di Teluk Kimi Nabire Diapresiasi

0
289

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Semuel Rumayau, Kepala Distrik Teluk Kimi Kabupaten Nabire, mengapresiasi sosialisasi peraturan daerah (perda) yang dilakukan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nabire.

“Kegiatan sosialisasi tersebut sangat tepat. Karena di sini terdapat tempat lokalisasi. Bahasa kasarnya di situ merupakan tempat penyebaran HIV,” katanya di Kimi, Nabire, tidak lama ini.

Menurut Semuel, warga masyarakat yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) merupakan warga binaan, sehingga pemerintah dan elemen lain, kita semua harus memperhatikan secara serius.

- Event -
Festival Film Papua

“Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini, kepada warga binaan yang telah mengikuti sosialisasi, terutama ketua-ketua barak dan pemilik barak dapat melanjutkan ke warga binaan lainnya. Sehingga pencegahan HIV/AIDS di Nabire bisa berjalan dengan baik,” harapnya.

Penanggung jawab sosialisasi Perda, Syukur menjelaskan tujuan diselenggarakannya sosialisasi ini adalah agar masyarakat mengetahui isi dari Perda tersebut dan bisa berhati-hati terhadap penularan virus mematikan.

“Kami menjelaskan tentang cara cara penanggulangan HIV yang sudah diperdakan tahun 2014 tentang penanggulangan HIV dan AIDS,” jelasnya.

Pelanggaran terhadap Perda tersebut dapat dikenai sanksi yaitu KUHP pasal 32 dan denda Rp50 juta.

 

REDAKSI

SHARE
suarapapua.com adalah situs berita dan informasi seputar tanah Papua yang dikelolah oleh beberapa anak-anak muda Papua. Ia menyajikan berita seputar pendidikan, kesehatan, budaya, social, pembangunan, dan politik.Sudah saatnya orang Papua berbicara tentang apa yang dilihat, dijalani, didengar dan dialami.