ArsipIni Himbauan KNPB untuk Pemimpin Politik Rakyat Papua Barat di Vanuatu

Ini Himbauan KNPB untuk Pemimpin Politik Rakyat Papua Barat di Vanuatu

Senin 2014-12-01 21:31:19

JAYAPURA, SURAPAPUA.com — Dua tahun terakhir, negara Vanuatu terus membawa masalah Papua Barat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan ini merupakan salah satu langkah maju perjuangan rakyat Papua Barat yang menginginkan hak penentuan nasib sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Sekertaris Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Ones Suhun, saat memberikan keterangan pers di Markas KNPB Pusat, usai menutup kegiatan perayaan 1 Desember 2014.

 

Ia mengatakan, simposium pemimpin-pemimpin politik rakyat Papua Barat di Vanuatu pada tanggal 1-4 Desember 2014 merupakan satu langkah maju perjuangan Rakyat Papua. (Baca: Ibadah dan Orasi Politik Hiasi Perayaan 1 Desember di Jayapura).

 

“Pada hari ini tanggal 1 Desember 2014, Negara Vanuatu menjadi tuan rumah untuk memfasilitasi para pemimpin Papua Barat, agar bersatu dalam satu wadah yang representatif untuk mengajukan aplikasi keanggotaan di Melanesian Spearhead Group,” ungkap Ones.

 

Ones mengatakan, rakyat Papua harus memberikan dukungan penuh, agar para pemimpin organisasi perjuangan, maupun diplomat Papua Merdeka dapat bersatu dan merumuskan keinginan rakyat Papua Barat. 

 

"Karena kita semua punya cita-cita berdiri sendiri menjadi negara merdeka dan beraulat," kata Ones, kepada sejumlah wartawan. (Baca: Refleksi 1 Desember; Suara Tuhan Yang "Mengganggu" Umat di tanah Papua).

 

Sementara itu, Ketua I KNPB, Agus Kossay, meminta pemerintah Indonesia untuk segera membuka ruang agar Bangsa Papua dapat melaksanakan hak politiknya berdasarkan mekanisme Internasional.

 

“Rakyat Papua di West Papua, Sorong sampai Merauke mendesak agar segera merumuskan agenda-agenda perjuangan yang strategis untuk menuju pembebasan Nasional sebelum rakyat Papua Barat punah,” tuturnya. 

 

Kossay juga berharap kepada pemimpin Papua Barat dan Diplomat luar negeri agar tidak melahirkan perpecahan, karena itu akan menguntungkan pihak Indonesia yang selama ini terus melakukan penjajahan di Papua. 

 

“Kami berharap para diplomat dan pemimpin Papua barat mengutamakan kepentingan rakyat, karena yang mau merdeka ialah Rakyat Papua,” tegasnya.

 

Lihat foto-foto aksi: Ini Foto Aksi Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Sejumlah di Negara

 

Editor: Oktovianus Pogau

 

AGUS PABIKA

Terkini

Populer Minggu Ini:

Ribuan Data Pencaker Diserahkan, Pemprov PBD Pastikan Kuota OAP 80 Persen

0
“Jadi tidak semua Gubernur bisa menjawab semua itu, karena punya otonomi masing-masing. Kabupaten/Kota punya otonomi begitu juga dengan provinsi juga punya otonomi. Saya hanya bertanggung jawab untuk formasi yang ada di provinsi. Maka ini yang harus dibicarakan supaya apa yang disampaikan ini bisa menjadi perhatian kita untuk kita tindaklanjuti. Dan pastinya dalam Rakor Forkopimda kemarin kita juga sudah bicarakan dan sepakat tentang isu penerimaan ASN ini,” ujarnya.

Fortnightly updates in English about Papua and West Papua from the editors and friends of the banned 'Suara Papua' newspaper.