Ones Suhuniap: KNPB akan Eksis untuk Rebut Hak Politik Rakyat Papua Barat

355

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Sekertaris umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat menyatakan, KNPB akan tetap dan terus eksis untuk merebut kembali hak politik rakyat Papua yang pernah dirampas dengan berbagai cara. 

Ones menyatakan bahwa rakyat Papua siap atau tidak, tahun 2018 dan 2019 KNPB akan kembali eksis seperti semula untuk turun ke jalan-jalan.

“Kami akan tidur di jalan apakah rakyat siap atau tidak. Tadi saya sampaikan kekuatan rakyat sedang disiapkan dan revolusi dimulai dari rakyat dan harus dimulai untuk merebut hak politik. Tidak bisa berharap kepada Negara asing,” tegasnya.

Ones mengatakan, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) terbentuk atas salah satu resolusi KNPB untuk supaya organ militer, diplomat dan rakyat bersatu, sehingga apa yang dilakukan ULMWP dalam perjuangannya, terutama yang sedang terjadi di Negara Vanuatu, pada prinsipnya KNPB mendukung penuh.

“Sehingga kami sampaikan terima kasih karena hari ini ada resolusi untuk ULMWP di Vanuatu. Kami mendukung penuh apa yang dilakukan ULMWP di Vanuatu,” kata Ones Suhuniap kepada suarapapua.com di halaman Sekretariat KNPB Pusat di Waena, Jumat (112/2017).

Oleh sebab itu, ia berpesan kepada seluruh rakyat Papua di Tanah Papua supaya tetap solid dan satukan barisan perlawanan untuk merebut revolusi demokrasi, karena rakyat Papua tidak bisa menunggu Amerika, Australia dan Inggris untuk mengintervensi soal Papua.

Sekali lagi ia mengatakan kepada rakyat Papua untuk bersatu karena semua proses harus dilakukan di Papua, supaya orang lain melihat dan memberi perhatian.

“Mari kita memutus mata rantai hegemoni kolonialisme yang meninabobokan rakyat sehingga hidup ketergantungan. Rakyat harus mengembalikan jati dirinya sebagai sebuah bangsa seperti yang Tuhan telah berikan kepada nenek moyang kami,” ujarnya.

Salah satu anggota KNPB Numbay yang tidak menyebut nama menyatakan, perjuangan tidak bisa dilakukan dengan hanya berdoa, tetapi harus disertai dengan tindakan.

“Tidak bisa kita tinggal saja dengan sistem kolonial Indonesia, kapitalis Amerika dan sekutunya seperti ini, kita harus bangkit. Masa depan kita tidak ada dengan Indonesia, karena mereka hanya menginginkan kekayaan kita,” tuturnya.

Pewarta: Elisa Sekenyap

SHARE