Pemalangan Tak Pengaruhi Aktivitas di SMA Negeri I Merauke

0
275

Metro Merauke/SUARAPAPUA.com — Aktivitas pendidikan di SMA Negeri I Merauke tetap berlangsung meski sekolah itu sejak Jumat (2/2/2018), dipalang warga yang mengklaim pemilik ulayat lokasi sekolah, dengan memasang papan nama dan janur di pagar sekolah.

Dikutip dari metromerauke.com, Kepala SMA Negeri I Merauke, Maria Goreti Letsoin mengatakan, pihaknya sudah mewanti-wanti pemilik ulayat, supaya pemalangan yang tidak sampai menghambat aktivitas pendidikan.

Menurutnya, pihak sekolah sangat menghargai tuntutan warga. Namun jangan sampai mengabaikan hak siswa mendapat pendidikan. Penyelesaian masalah ini diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Merauke.

“Proses pendidikan tetap berjalan lancar. Kami juga sudah memberikan penjelasan kepada ratusan siswa, supaya tetap tenang belajar. Tidak terpengaruh adanya klaim tanah adat dari pemilik ulayat,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (6/2/2018).

Kata Maria, SMA Negeri I telah mengantongi dokumen kepemilikan tanah. Pihaknya berharap, masalah ini dapat segera tuntas, dan ada titik temu tanpa menghambat aktivitas pendidikan.

“Secara pasti, tuntutan kompensasi tanah ulayat kami tidak tahu. Yang jelas, kami minta warga langsung berurusan dengan Dinas P dan K,” katanya.

Sumber: Metro Merauke