Mengabdi Sendiri Tanpa Fasilitas Medis

0
3751

NABIRE, SUARAPAPUA.com — Kepala Puskesmas pembantu (Pustu) Wanggar, distrik Wanggar, kabupaten Nabire, Lentina mengatakan, demi pelayanan kesehatan masyarakat, lima tahun sudah ia mengabdi seorang diri tanpa fasilitas medis yang memadai.

“Saya sangat butuh tenaga medis dan alat-alat medis, karena mulai tahun 2013 sampai sekarang, hanya saya petugas di Pustu ini,” kata Lentina kepada suarapapua.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/7/2019) kemarin.

Baca Juga:  Panglima TNI Didesak Tangkap dan Adili Prajurit Pelaku Penyiksa Warga Sipil Papua

Diakuinya, selama ini banyak warga di kampung Wiraska mengeluh kepada Pemkab Nabire dan dinas terkait, lantaran tak ada petugas tambahan dan obat-obatan.

“Saya pernah ajukan ke dinas terkait untuk minta petugas tambahan, tetapi tidak pernah dijawab,” ujarnya.

Anike Waker, warga Wiraska, membenarkan kenyataan tiap hari di Pustu Wanggar terlihat sepi dan tak ada pasien yang ingin berobat.

ads
Baca Juga:  Media Sangat Penting, Beginilah Tembakan Pertama Asosiasi Wartawan Papua

“Tidak ada perawat dan obat-obatan di sini, jadi kami selalu pergi ke puskesmas induk di SP B. Kalau di sini cuma ibu Lentina saja,” kata Anike.

Usulan Lentina agar Pemkab Nabire melalui dinas terkait serius dalam menjawab keluhan masyarakat setempat, terutama di bidang kesehatan, karena ketika harapan warga  terpenuhi, petugas medis pun akan merasa puas.

Baca Juga:  Hindari Jatuhnya Korban, JDP Minta Jokowi Keluarkan Perpres Penyelesaian Konflik di Tanah Papua

Pewarta: Yance Agapa

Editor: Markus You

Artikel sebelumnyaUPBU Dekai Adakan Pelatihan PKD
Artikel berikutnyaMahasiswa Tetap Tolak Pemekaran