Papua dan Papua Barat akan Umumkan Hasil Tes CPNS 2018 Bersamaan

0
3899

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com— Pemerintah provinsi Papua Barat dan Papua akan umumkan hasil tes CPNS formasi tahun 2018 bersamaan. Hal ini disampaikan gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan.

Menurut Mandacan, molornya pengumuman tes CPNS formasi 2018 tersebut dikarenakan masih harus menunggu provinsi Papua yang sampai saat ini belum peroleh hasil karena ada kendala teknis.

“Sejak awal jadwal pelaksanaan seleksi penerimaan pegawai negeri sipil dilaksanakan bersamaam antara Papua dan Papua Barat sehingga sesuai petunjuk pusat dalam hal pengumuman juga harus dilaksanakan secara bersamaan,” ujarnya, Senin (13/1/2020) seperti dikutip media ini dari papuakita.com.

Mandacan berharap hasil seleksi CPNS formasi 2018 berjumlah 771 orang tersebut bisa didapati tenaga fungsional yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah (Papua Barat) untuk memperkuat auditor yang dimiliki Inspektorat.

Baca Juga:  Badan Pengarah Otsus Papua Semakin Tidak Jelas Keberadaannya

“Kita harapkan segera agar kita lihat mereka-mereka yang punya potensi bisa diarahkan dan dimanfaatkan untuk menambah tenaga auditor yang masih sangat kurang di Provinsi Papua barat,” pungkasnya.

ads

Hasil Tes CPNS Papua Tidak Jelas

Sementara itu, untuk provinsi Papua hingga saat ini belum jelas kapan dimumkan. Ketidakjelasan ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional IX Jayapura, Paulus Dwi Laksono Harjono.

Menurutnya, ketidakjelasan tersebut dikarenakan, sampai saat ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sedang menyelesaikan pengisian 80% orang asli Papua (OAP) dan 20% non OAP di setiap kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua.

Dari tes tersebut, kata dia, pembagian 80% OAP tidak terpenuhi karena sebagian besar para CPNS OAP melamar di daerah perkotaan dibandingkan di daerah-daerah.

Baca Juga:  Kompleksitas Persoalan Papua, Perlu Adanya Kementerian Khusus

“Ini yang menyebabkan pimpinan kabupaten/kota banyak yang menanyakan bagaimana hal ini bisa diatasi. Saat ini Menpan-RB sedang membuat formulasi agar 80% OAP di setiap kabupaten/kota yang ada di Papua bisa terpenuhi,” jelasnya seperti dikutip suarapapua.com dari laman ceposonline.com.

Cara Penuhi Kuota 80 Persen OAP

Dijelaskan, untuk memenuhi kuota 80% OAP di setiap kabupaten/kota, maka cara pengisian yang dilakukan oleh Kemenpan-RB adalah berdasarkan rangking.

Misalnya, untuk perawat yang dibutuhkan untuk daerah perkotaan ada 3 CPNS, sementara yang mendaftar ada 10 CPNS, maka untuk nomor 1-3 dimasukan di perkotaan, sementara untuk rangking 4 dan seterusnya akan dimasukan ke daerah pedalaman setiap kabupaten/kota yang formasi CPNS kurang atau tidak ada sama sekali.

Baca Juga:  Kompleksitas Persoalan Papua, Perlu Adanya Kementerian Khusus

“Siapapun yang diterima adalah mereka yang sesuai dengan rangking. Sistem rangking ini untuk menjamin objektivitas dan mengutamakan akuntabel, transparansi, dan ketepatan. Untuk ketepatan inilah yang memang masih menunggu, karena ada 80% OAP dan 20% non OAP tersebut,” ucap Paulus.

Paulus mengakui saat ini Kemenpan-RB sedang mencari formula, sehingga dapat mengisi 80% OAP dan 20% non OAP yang ada di setiap kabupaten/kota di Provinsi Papua.

“Mudah-mudahan segera rampung dan diharapkan akhir bulan Januari ini bisa segera diumumkan hasil tes CPNS yang ada di Papua. Untuk waktunya saya tidak bisa jamin, karena bolanya ada di Kemenpan-RB. Kita berharap Januari 2020 ini bisa selesai. Mudah-mudahan bisa serentak pengumumannya di bulan Januari ini,” sambungnya.

REDAKSI

Artikel sebelumnyaBupati Paniai Lantik 424 Pejabat Eselon III dan IV
Artikel berikutnyaLMA Malamoi Apresiasi Pemkot Sorong Soal Tertibkan Warga Luar