Velix Vernando Wanggai Pimpin Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua

0
673

WAMENA, SUARAPAPUA.com — Penjabat gubernur Papua Pegunungan, Dr. Velix Vernando Wanggai terpilih sebagai koordinator kepala daerah se-Tanah Papua. Velix terpilih secara aklamasi dalam satu pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Dari keterangan tertulis yang dikirim Humas Pemrov Papua Pegunungan, pertemuan itu dihadiri enam pimpinan provinsi se-Tanah Papua usai mengikuti rapat koordinasi gubernur se-Indonesia di Jakarta. Sedangkan pembentukan asosiasi kepala daerah se-Tanah Papua bertujuan untuk memberikan spirit baru agar tetap memperkuat ikatan nilai filosofi kebersamaan, ikatan kesatuan sosial budaya, konektifitas serta ikatan kesatuan sosial ekonomi lintas wilaya administrasi.

“Hal ini merupakan semangat bersama yang disepakati oleh penjabat gubernur Papua Pegunungan (Velix Wanggai), penjabat gubernur Papua Barat (Ali Baham Temongmere), penjabat gubernur Papua (Ridwan Rumasukun) dan penjabat gubernur Papua Barat Daya (Muhammad Musa’ad), kepala Bappeda Papua Selatan, serta Asisten Setda Papua Tengah,” jelasnya dalam press release yang diterima suarapapua.com di Wamena.

Baca Juga:  Kompleksitas Persoalan Papua, Perlu Adanya Kementerian Khusus

Velix Wanggai terpilih sebagai koordinator asosiasi kepala daerah se-Tanah Papua tahun 2024 setelah kepemimpinan penjabat gubernur Papua Barat (Paulus Waterpauw) sejak dibentuknya asosiasi kepala daerah se-Tanah Papua yang dilaksanakan di Sorong, 3 Februari 2023 lalu.

Velix menegaskan, kebersamaan lintas enam provinsi menjadi perhatian bersama. Apalagi dalam pertemuan telah disepakati untuk memperdalam kerangka kerja sama yang lebih substantif untuk kemajuan bersama tanpa saling meninggalkan satu sama lainnya.

ads

Menurut Wanggai, nilai kebersamaan harus menjadi fondasi dari kelembagaan asosiasi kepala daerah se-Tanah Papua.

Baca Juga:  Otsus Papua Berlaku Juga di Kabupaten/Kota, Gobai: Perjuangan MRP Sudah Tepat!

“Di sini terbangun spirit enam untuk satu dan satu untuk enam atau six for one, one for six dalam desain pembangunan Papua kedepan,” ujarnya.

Selain itu, kata Wanggai, dalam pertemuan juga disepakati perlunya optimalisasi peran dari kelembagaan asosiasi kepala daerah se-Tanah Papua sebagai instrumen kebersamaan yang mengimplementasikan nilai dasar, visi bersama dalam membangun dan langkah-langkah konkrit pembangunan di masing-masing wilayah yang memiliki dampak bersama.

“Disepakati berbagai agenda strategis yang menguntungkan enam provinsi untuk diperjuangkan bersama di tingkat nasional dan lokal, juga berbagi praktek baik dari setiap provinsi dapat menjadi sarana saling belajar dan saling kolaborasi guna mencapai tujuan bersama,” bebernya.

Baca Juga:  Harus Ada Kepastian Hukum Dalam Penerimaan CPNS OAP di Papua Selatan

Para penjabat gubernur se-Tanah Papua juga sepakati untuk gelar pertemuan rutin berikutnya di Wamena, Papua Pegunungan pada akhir April 2024.

“Pertemuan para gubernur se-Tanah Papua ini akan dirangkaikan dengan peringatan 70 tahun pekabaran Injil di Papua Pegunungan,” kata Wanggai.

Rencana pertemuan para gubernur di Wamena, imbuh Velix, bertujuan untuk memperkuat kerja teknis kelembagaan asosiasi serta menyatukan langkah untuk beberapa agenda strategis nasional seperti aspirasi Papua kedalam rencana pembangunan jangka panjang nasional (RPJPN) 2025-2045, juga untuk menyusun rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2025-2029, serta langkah bersama menyikapi beberapa proyek dan kegiatan bersama lintas provinsi yang perlu segera dilakukan dalam tahun 2024. []

Artikel sebelumnyaJawaban Anggota DPRP Saat Terima Aspirasi FMRPAM di Gapura Uncen
Artikel berikutnyaAngkatan Bersenjata Selandia Baru Tiba di Honiara Guna Mendukung Demokrasi Pemilu Solomon